
PERSIB Bandung berhasil menguasai puncak klasemen sementara Super League setelah membekuk PSM Makassar 1-0 pada laga tunda di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (27/12) malam.
Berkat tambahan tiga poin itu membuat Persib mengoleksi 34 poin dari 15 pertandingan, menyamai koleksi poin Borneo FC. Namun, Maung Bandung berhak berada di posisi teratas karena unggul head-to-head. Sementara PSM ada di posisi kedelapan dengan 19 poin.
Saat bermain di depan di depan pendukungnya sendiri, Persib langsung tampil menekan sejak awal laga. Sejumlah peluang pun didapat. Salah satunya tendangan dari jarak jauh Thom Haye yang sayangnya mampu ditepis kiper PSM, Hilman Syah.
Keunggulan Persib tercipta pada menit ke-22. Berawal dari pelanggaran Mufli Hidayat terhadap Berguinho di kotak penalti, wasit menunjuk titik putih.
Bayar lunas

Eksekusi penalti Andrew Jung sempat digagalkan Hilman Syah. Namun ia segera membayar kegagalan itu lewat tandukan kepalanya memanfaatkan hasil sepak pojok Tom Haye.
Selanjutnya, serangan demi serangan terus dibangun Persib. Namun semua serangan itu tidak berhasil membuahkan gol.
Di pertengahan babak kedua, PSM mulai memberikan perlawanan. Sayangnya, semua serangan mereka tidak mampu menembus gawang Teja Paku Alam.
Tidak mudah

Pada laga sebelumnya, Persik Kediri sukses mengalahkan tamunya Persis Solo 2-1 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur. Kedua gol Persik dalam laga itu dicetak Ezra Walian menit ke-20 dan Jose Enrique menit 45+1. Sedangkan gol balasan Persis disumbang Xandro Schenk menit ’90+3.
Dengan hasil itu Persik naik di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 18 poin. Sebaliknya, Persis Solo terbenam di dasar klasemen dengan tujuh poin.
Selepas laga, pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengaku puas. Menurutnya, kemenangan ini benar-benar dibutuhkan dan mereka meraihnya dengan tidak mudah
“Saya sangat senang untuk pemain karena mereka bekerja dengan baik selama tiga minggu ini. Tentu saja ini tidak pernah mudah untuk menang. Kami harus menghargai kemenangan. Kami tidak beruntung untuk menang di saat terakhir. Dan harus menderita sedikit di akhir,” kata pelatih asal pelatih asal Spanyol tersebut. (*/N-01)









