Nova Arianto Minta Pemain tidak Inferior Hadapi Brasil

SETELAH kalah 1-3 dari Zambia, Tim nasional U-17 Indonesia harus memetik poin untuk menjaga peluang ke babak kedua Piala Dunia U-17 2025 Qatar. Persoalannya adalah tidak mudah.

Pasalnya, skuat yang akan dihadapi skuat ‘Garuda Muda’ di laga kedua di Grup H pada Jumat (7/11) adalah Brasil. Dengan koleksi empat gelar di turnamen itu, Brasil tentu menjadi salah satu tim favorit.

Meski begitu, pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto meminta para pemainnya untuk tidak takut.

“Brasil bisa saya katakan calon juara di Piala Dunia ini. Tapi saya minta pemain tidak takut dengan situasi itu. Saya harap mereka punya mental kuat. Setidaknya kita bisa mengimbangi mereka, dan siapa tahu, kita bisa menang,” kata Nova, dikutip laman daring PSSI, Kamis (6/11).

BACA JUGA  Indonesia Usung Integritas Pasar Karbon di COP 30 Brasil

Alami perawatan

Nova juga mengungkapkan timnya akan melakukan persiapan taktikal melawan Brasil.
“Kita fokus recovery setelah pertandingan melawan Zambia. Selain itu, ada beberapa skema yang sudah kami siapkan menjelang laga lawan Brasil. Baru setelah itu kita akan masuk ke sesi taktikal pada 6 November 2025,” ungkap Nova.

Saat melawan Brasil nanti, Nova memastikan kondisi tim secara umum dalam keadaan baik. Satu-satunya pemain yang sempat mendapat perawatan adalah Fabio Azkairawan, namun kondisi pemain muda Persija Jakarta itu kini semakin membaik.

Pada laga pertama, Fabio hanya tampil di babak pertama. Posisi di babak kedua digantikan oleh Muhamad Al Gazani.

“Kondisi pemain semua cukup baik. Fabio sempat mengalami benturan, tapi sekarang sudah membaik. Harapannya dia bisa kembali dan siap menghadapi Brasil,” tutur Nova terkait kondisi Fabio.

BACA JUGA  Indonesia Pimpin Pasar Karbon Berintegritas Tinggi

Hasil dari laga pertama menempatkan Indonesia di peringkat ketiga Grup H dengan tanpa poin. Kendati demikian, peluang lolos ke babak gugur untuk Garuda Muda masih terbuka lebar karena turnamen ini tak hanya meloloskan mereka yang menjadi juara dan runner-up grup, melainkan juga ada delapan peringkat tiga terbaik. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengungkap modus kasus dugaan rekayasa ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak sawit 2022-2024. Saat ini Kejagung sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus tersebut. Kejagung…

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

MANAJEMEN PSS Sleman telah menerima Putusan Komite Banding yang isinya menolak permohonan banding yang diajukan PSS atas Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor 153/L2/SK/KD-PSSI/II/2026 terkait pertandingan melawan PS Barito Putera pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

  • February 12, 2026
SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

  • February 12, 2026
RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

CBN Gandeng Trend Micro Perkuat Keamanan Siber Berbasis AI

  • February 12, 2026
CBN Gandeng Trend Micro Perkuat Keamanan Siber Berbasis AI

Transfer Anggaran Haji Tertunda, Ini Penjelasan Kemenag

  • February 12, 2026
Transfer Anggaran Haji Tertunda, Ini Penjelasan Kemenag

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah