
MASSA masih terus melempari polisi dengan botol, batu, petasan, dan kembang api. Dari pantauan di lapangan, situasi di sekitar Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat nampak gelap gulita.
Sebelumnya bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian tidak terhindarkan. Massa yang melempari polisi dengan berbagai benda direspons dengan tembakan gas air mata.
Saat ini gerbang Mako Brimob dijaga aparat dari TNI. Akses menuju Mako Brimob pun ditutup untuk mencegah meluasnya bentrokan.
Sebelumnya, bentrokan pecah pada Sabtu petang sekitar pukul 18.30 WIB ketika massa menembus barisan aparat TNI yang berjaga di dekat Mako Brimob.
Meski sempat terpukul mundur, sebagian massa tetap bertahan dan melawan dengan menyalakan petasan. Unjuk rasa tersebut merupakan lanjutan dari aksi protes atas insiden mobil rantis Brimob yang melindas pengemudi ojol, Affan Kurniawan, hingga meninggal dunia di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. (*/N-01)








