Sukses Redam Persija, Posisi PSS belum Aman

LAGA PSS yang menjamu tamunya Persija di Stadion Maguwoharjo, menghasilkan skor 2-1 untuk tuan rumah. Namun laga ini sempat dihentikan Wasit Agung Septiyawan pada menit ke-78 setelah suporter tuan rumah menyalakan flare.

Sejak awal laga ini berjalan menarik dan kedua tim menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, dalam laga ini diwarnai protes suporter kepada manajemen. Suporter menganggap manajemen harus bertanggunjawab terhadap memburuknya kinerja PSS.

Dihentikan wasit

Dok.Ist

Ujungnya pada menit ke 75, mulai muncul penyalaan flare dan petasan di semua sisi suporter. Akibatnya, asap tebal memenuhi seluruh bagian stadion termasuk lapangan hijau tempat berlangsungnya laga.

Insiden suar itu bermula saat pemain Persija Jakarta melakukan tendangan sudut. Akibat aksi tersebut membuat tribun stadion memerah seolah terbakar.

BACA JUGA  Wagub Jabar Minta Bobotoh Nobar Jelang Persib vs Persija

Official pun meminta seluruh pemain untuk masuk ke dalam ruang ganti. Menghadapi kondisi itu, wasit kemudian menghentikan sementara pertandingan. Laga akan dilanjutkan jika kondisi stadion memungkinan. Setelah 30 menit jeda, akhirnya wasit memerintahkan permainan kembali dilangsungkan.

Bergantung laga lain

Dalam laga ini akhirnya PSS berhasil menaklukkan lawanya dengan skor akhir 2-1. Kedua gol PSS dibuat oleh Gustavo Tocantins dan Marcelo Cirino, sedangkan gol Persija diciptakan Pablo Andrade.

Kemenangan ini membuat PSS naik ke peringkat ke-16 klasemen Liga 1 Indonesia dengan 31 poin dari 33 laga, unggul head-to-head dan selisih gol dari Barito Putera pada posisi ke-17. Namun posisi Sleman masih mungkin tergeser andai Semen Padang mengalahkan Persik pada Minggu (18/5). (AGT/N-01)

BACA JUGA  Gasak Persis Solo, Persija Jaga Asa Persaingan Gelar Juara

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

MAJELIS Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan hukuman 6 tahun 6 bulan (6,5 tahun) penjara kepada Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko, Jumat (14/8). Sugiri dinyatakan terbukti secara sah…

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

GEMPA bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi. Akibatnya banyak bangunan dan rumah warga rusak parah. Selain itu dua orang warga meninggal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden