DK PBB Salahkan AS yang masih Memasok Senjata ke Israel

  • Global
  • August 14, 2024
  • 0 Comments

ANGGOTA Dewan Keamanan PBB mengecam serangan militer Israel terhadap sebuah sekolah yang menampung pengungsi di Gaza. Pasalnya, akibat serangan itu menewaskan sedikitnya 100 warga Palestina.

Di sisi lain, Rusia dan Tiongkok meminta pertanggungjawaban AS atas insiden tersebut karena terus memasok senjata untuk Israel.

“Ketika mendorong Resolusi Dewan Keamanan 2735, AS mengklaim bahwa Israel telah menerima perjanjian gencatan senjata, namun kenyataannya justru sebaliknya,” kata Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, Fu Cong kepada Dewan Keamanan.

Cong menjelaskan tidak ada tanda-tanda yang dapat dipercaya mengenai komitmen Israel terhadap gencatan senjata.

“Yang kami lihat adalah operasi militer yang terus meluas dan korban sipil yang terus meningkat,” sebutnya.

BACA JUGA  Agensi Jun Ji-hyun Klarifikasi Pembatalan Iklan di Tiongkok

Utusan Tiongkok mencatat bahwa AS adalah pemasok senjata terbesar ke Israel dan memiliki pengaruh yang cukup terhadap negara tersebut.

“Kami berharap AS akan mengambil tindakan yang tulus dan bertanggung jawab untuk mendorong Israel menghentikan operasi militernya di Gaza sesegera mungkin, dan menghentikan pembantaian warga sipil,” tambahnya.

Mengingatkan bahwa kehidupan warga sipil tidak boleh diremehkan, Cong mengutuk serangan Israel baru-baru ini terhadap Sekolah Al-Tabeen di Gaza timur dan juga laporan kekerasan seksual yang dilakukan tentara Israel terhadap tahanan Palestina.

Jangan percaya Barat

Utusan Rusia Dmitry Polyanskiy mengatakan kepada Dewan bahwa negaranya sangat terguncang oleh serangan terhadap sekolah tersebut dan menyatakan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mereka yang meninggal, dan pihaknya berharap warga sipil yang terluka dapat segera pulih.

BACA JUGA  Presiden AS Umumkan Jeda 90 Hari untuk Tarif Timbal Balik

Polyanskiy juga menyalahkan AS atas jatuhnya korban sipil di Gaza.

“Mengharapkan rekan-rekan kita di Barat, terutama Amerika, yang bersekongkol dengan Israel untuk mengungkapkan belas kasih kepada Palestina adalah hal yang tidak ada gunanya,” kata Polyanskiy.

Polyanskiy menambahkan bahwa kecaman tidak akan berhasil terhadap serangan Israel yang sedang berlangsung, utusan Rusia tersebut menegaskan bahwa masalahnya jauh lebih dalam.

Dia menyalahkan negara-negara Barat yang menjadi kaki tangan Israel atas meningkatnya krisis di Timur Tengah.

“Lebih dari 14 anggota Dewan Keamanan disandera oleh AS, yang menghalangi tindakan apa pun menuju gencatan senjata segera,” tambah Polyanskiy.

“Berapa lama lagi pertemuan Dewan Keamanan yang tidak efektif, sia-sia dan tanpa harapan ini,” kata perwakilan tetap Aljazair di PBB, Amar Bendjama. (NBC/BBC/N-01)

BACA JUGA  Israel Meradang, Delapan Negara Siap Tangkap Netanyahu

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

PEMERINTAH Venezuela mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di negara tersebut terus bertambah. Mereka mencatat saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam musibah itu mencapai 1.430 orang, sedangkan…

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

  • June 28, 2026
Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

  • June 28, 2026
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

  • June 28, 2026
UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 28, 2026
Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

  • June 28, 2026
Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K