Panda Terakhir Tinggalkan Jepang di Tengah Ketegangan

RIBUAN orang memadati Kebun Binatang Ueno di Tokyo, Jepang, pada Minggu (25/1) untuk berpamitan dengan dua panda raksasa terakhir di negara itu yang dijadwalkan kembali ke China pada Selasa (27/1) lalu.

Suasana haru menyelimuti lokasi kebun binatang. Para pengunjung rela mengantre hingga tiga setengah jam demi melihat untuk terakhir kalinya panda kembar Xiao Xiao dan Lei Lei.

Kepulangan keduanya terjadi di tengah ketegangan hubungan diplomatik antara Tokyo dan Beijing. Hubungan kedua negara memburuk setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan Tokyo akan terlibat secara militer apabila China menyerang Taiwan.

Kepergian Xiao Xiao dan Lei Lei akan membuat Jepang tidak lagi memiliki panda untuk pertama kalinya sejak 1972, tahun ketika Jepang dan China menormalisasi hubungan diplomatik.

BACA JUGA  Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Panda terakhir di Jepang setelah 50 tahun

Sejak berdirinya Republik Rakyat China pada 1949, pemerintah China kerap menggunakan panda raksasa sebagai simbol persahabatan kepada negara mitra maupun pesaingnya.

Namun, China tetap mempertahankan kepemilikan atas seluruh panda yang dipinjamkan ke luar negeri, termasuk anak panda yang lahir di negara lain. Negara tuan rumah dikenakan biaya tahunan sekitar 1 juta dolar AS per pasangan panda.

Pemerintah Metropolitan Tokyo mencatat sekitar 108.000 orang mendaftar untuk memperebutkan 4.400 tiket yang tersedia guna melihat kedua panda tersebut untuk terakhir kalinya.

Xiao Xiao dan Lei Lei lahir pada 2021 di Kebun Binatang Ueno dari induk Shin Shin dan Ri Ri, yang dipinjamkan ke Jepang untuk program penelitian dan pengembangbiakan.

BACA JUGA  Fapet UGM Kirim Mahasiswa Magang Kerja di Peternakan Jepang

Peminjaman panda dari China

Dilansir dari BBC, dalam beberapa tahun terakhir, peminjaman panda dari China kerap beriringan dengan kesepakatan dagang besar. Pada 2011, misalnya, peminjaman dua panda ke Kebun Binatang Edinburgh, Skotlandia, disepakati bersamaan dengan negosiasi kontrak pasokan daging salmon, kendaraan Land Rover, serta teknologi energi ke China.

Umumnya, masa peminjaman panda berlangsung selama 10 tahun, meski perpanjangan sering dilakukan. Namun, peluang Jepang untuk kembali mendapatkan pinjaman panda baru kini masih belum pasti di tengah memanasnya hubungan kedua negara.

Pernyataan Perdana Menteri Takaichi terkait Taiwan memicu kemarahan Beijing, yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk “menyatukan” kembali pulau tersebut.

BACA JUGA  Bekuk Pasangan China, Bintang/Sofyan Melenggang ke Final BPT Futures

Sejak itu, kedua negara saling melontarkan pernyataan keras dan mengambil langkah-langkah yang memperburuk hubungan. Awal bulan ini, China bahkan memperketat pembatasan ekspor produk-produk terkait logam tanah jarang ke Jepang.(*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Kepala pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi atas daya juang anak asuhnya. Skuad Garuda bermain imbang melawan Malaysia dengan skor 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN…

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengungkapkan kekecewaa terhadap respons sebagian penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) setelah Indonesia bermain imbang 0–0 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 29, 2026
John Herdman hingga  Maarten Paes Acungi Jempol,  Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

  • September 29, 2026
Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank