
MENTERI Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global. Dalam forum Conference of the Parties (COP30) Amazonia di Brazil, Kamis (6/11), ia mengumumkan bahwa Indonesia akan menempatkan dana sebesar US$125 juta untuk mendukung keberagaman hutan tropis dunia (tropical forest diversity).
“Indonesia membawa pesan dan komitmen besar dalam penurunan emisi gas rumah kaca dunia. Dana ini merupakan langkah konkret untuk mempercepat pencapaian target nasional,” ujar Hanif di sela kegiatan.
Hanif menekankan bahwa sektor kehutanan (Forestry and Other Land Use/FOLU) tetap menjadi kunci utama strategi nasional pengendalian perubahan iklim, di samping upaya pengembangan energi bersih. Pemerintah juga tengah mengkaji pendekatan protektif terhadap pemanfaatan energi nuklir sebagai sumber energi masa depan yang rendah emisi.
Ia menambahkan, arah kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar Indonesia tidak hanya hadir dalam forum internasional, tetapi juga memastikan setiap diskusi bertransformasi menjadi aksi nyata.
“Presiden Prabowo menegaskan, kehadiran Indonesia di forum global harus membawa hasil konkret, bukan sekadar wacana,” tegas Hanif.
Melalui keikutsertaannya di COP30 Amazonia, Indonesia mempertegas peran aktifnya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan global sekaligus menunjukkan keseriusan menghadapi tantangan perubahan iklim dunia.(*/S-01)









