Penyebab Wafatnya Paus Fransiskus Stroke, Koma dan Kolaps

PENYEBAB  wafatnya Paus Fransiskus telah diidentifikasi sebagai stroke, diikuti oleh koma dan kolaps kardiocirculatory ireversibel.

Direktur Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan, Dr. Andrea Arcangeli, merilis laporan medis resmi wafatnya Paus Fransiskus, yang dikonfirmasi melalui tanatografi elektrokardiografi.

Dr. Andrea Arcangeli, Direktur Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan, mengeluarkan sertifikasi resmi, dan Kantor Pers Takhta Suci merilis laporan tersebut pada Senin (21/4) malam.

Menurut laporan medis tersebut, Paus memiliki riwayat gagal napas akut yang disebabkan oleh pneumonia bilateral multimikroba, bronkiektasis multipel, tekanan darah tinggi, dan diabetes Tipe II.

Penyebab wafatnya Paus Fransiskus dikonfirmasi melalui tanatografi elektrokardiografi. “Dengan ini saya menyatakan,” tulis Dr. Arcangeli, “bahwa penyebab kematian, sejauh pengetahuan dan penilaian terbaik saya, adalah seperti yang disebutkan di atas.”

BACA JUGA  Obituarium Paus Fransiskus, Paus Jesuit Pertama

Paus wafat di usia 88 tahuun pada Senin (21/4)   di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan. Pengumuman  Paus Fransiskus wafat diunggah oleh Vatikan melalui X.

Vatikan melalui Kardinal Farrell resmi menyampaikan berita duka cita wafatnya Paus Fransiskus. Kondisi kesehatan Paus mulai memburuk saat dirawat di RS Gemelli Roma awal Februari lalu karena pneumonia.

Kondisinya sempat kritis dan akhirnya Paus Fransiskus bisa pulih pada 24 Maret 2025. Kemudian Paus Fransiskus sibuk melayani umat. Seperti dalam tulisan wasiat spiritualnya, Paus Fransiskus ingin meninggal di Hari Kebangkitan (Paskah). (Vatican News/S-01)

BACA JUGA  Paus Fransiskus Tampil Perdana Dari Balkon RS Gemelli

Siswantini Suryandari

Related Posts

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

PEMERINTAH Venezuela mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di negara tersebut terus bertambah. Mereka mencatat saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam musibah itu mencapai 1.430 orang, sedangkan…

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

  • June 29, 2026
PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

  • June 29, 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

  • June 29, 2026
Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

  • June 29, 2026
Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

Pemkot Bandung Kebut Perbaikan Infrastruktur Bandara Husein

  • June 29, 2026
Pemkot Bandung Kebut Perbaikan Infrastruktur Bandara Husein