
KEBAKARAN hutan di Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan belum juga padam. Tim pemadam kebakaran hari ini Jumat (28/3) mulai memadamkan api di sebelah tenggara, setelah kemarin tertunda karena cuaca buruk.
Setelah kemarin diguyur hujan, jarak pandang lebih baik dan suhu lebih dingin memudahkan untuk memadamkan api. Korea Selatan tengah menghadapi bencana kebakaran hutan terburuk dengan jumlah orang meninggal terus meningkat.
Hari ini dilaporkan 28 orang meninggal dunia akibat kebakaran hutan. Sebelumnya dilaporkan 26 orang meninggal. Kebakaran yang terjadi sejak Jumat (21/3) atau sepekan lalu tidak bisa dikendalikan karena angin kencang mempercepat sebaran api.
Kebakaran hutan telah menghancurkan wilayah Provinsi Gyeongsang Utara telah melukai 37 orang. Dan memaksa sekitar 38.000 orang mengungsi, menurut badan tanggap bencana pemerintah.
Dikutip dari Yonhap, sekitar 48.000 hektare hutan telah hangus terbakar, atau setara dengan 80 persen luas ibu kota Seoul. Dilansir dari Yonhap, bahwa kebakaran pernah terjadi pada tahun 2000 yang merusak 23.794 hektare hutan.
“Kami mengerahkan semua sumber daya yang tersedia untuk memadamkan api utama,” kata Lim Sang-seop, kepala Layanan Kehutanan Korea (KFS), kepada wartawan.
Visibilitas yang membaik dan suhu yang lebih dingin akibat hujan semalam telah menciptakan kondisi yang “menguntungkan” untuk mengendalikan kebakaran, menurut Lim.
“Kami akan melakukan segala upaya dengan mengerahkan helikopter, personel, dan sumber daya lainnya untuk menncegah kebakaran tidak meluas,” tambahnya.
Hujan semalam membantu petugas pemadam kebakaran mengendalikan api dan memungkinkan mereka fokus memadamkan kebakaran utama di berbagai lokasi.
Sekitar 5.580 personel, 86 helikopter pemadam kebakaran, dan 569 truk pemadam kebakaran dikerahkan pada hari Jumat (28/3) ini untuk mengendalikan kebakaran hutan di Uiseong dan wilayah lainnya di Provinsi Gyeongsang Utara.
Tingkat pengendalian kebakaran hutan besar di Uiseong sudah 95 persen. Saat ini petugas pemadam kebakaran akan fokus memadamkan kebakaran hutan di Yeongdeok, Cheongsong, dan Yeongyang. Di tiga wilayah ini risiko penyebaran api cukup tinggi. (*/S-01)









