Cegah Penimbunan, Pemkot Bandung Awasi Gudang Sembako

GUNA menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil selama Ramadan hingga lebaran nanti, Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan gudang sembako untuk mencegah potensi penimbunan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, pemkot telah memiliki daftar gudang resmi beserta data stoknya, sehingga jika ditemukan penyimpanan yang melebihi batas kewajaran, pemerintah akan segera mengambil tindakan tegas.

“Kami sudah memiliki daftar gudang resmi dan stoknya. Jika ada yang melebihi kewajaran akan langsung kami tindak agar tidak terjadi penimbunan dan harga tetap wajar,” terangnya.

Menurut Farhan langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat dan memastikan distribusi dan rantai pasok bahan pokok tidak terhambat.

BACA JUGA  Pembangunan Berbasis Data lewat Sensus Ekonomi 2026

Picu lonjakan harga

Upaya memperketat pengawasan terhadap potensi penimbunan barang tersebut dilakukan karena dapat memicu lonjakan harga sembako saat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan distribusi dan supply chain tidak terputus. Kami juga bersama kepolisian dan Bulog melakukan pengawasan terhadap tempat penyimpanan bahan pokok agar tidak terjadi penimbunan,” tegasnya.

Selain itu kata Farhan, Pemkot Bandung juga berkolaborasi dengan Yayasan Dana Sosial Parahyangan (YDSP) untuk menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat selama bulan Ramadan.

Hal itu merupakan salah satu upaya untuk menekan kebutuhan pokok masyarakat, melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas, termasuk YDSP.

Terbantu

Sementara itu untuk membantu masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dibandingkan harga di pasar, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau mulai dari beras, gula pasir, daging ayam, terigu, telur ayam, Minyak Kita, aneka sayuran dan buah-buahan, hingga produk UMKM serta makanan olahan.

BACA JUGA  Kuota Habis, Pemkot Bandung Keluarkan SE Pengendalian Darurat Sampah

Neneng (49) salah seorang warga merasa terbantu dengan adanya pasar murah apalagi selisih harga untuk komoditas tertentu cukup terasa bagi kebutuhan rumah tangga.

Ia mencontohkan harga telur ayam yang biasanya mencapai Rp31.000 per kilogram di pasar, namun di lokasi tersebut ia bisa mendapatkannya dengan harga Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram.

“Saya membeli beberapa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan dan telur, menurut saya pasar murah ini membantu warga dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama ketika harga sejumlah komoditas pangan di pasar relatif lebih tinggi,” terangnya. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Masalah Bandung Zoo Segera Ada Solusi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pastikan Data PCMB Aman, Pemprov Jabar Minta Maaf Atas Kendala Akses

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar meminta maaf kepada masyarakat atas kendala akses yang terjadi pada laman sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) saat pengumuman hasil pemetaan.…

Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026

DINAS Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali menghadirkan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah yang akan digelar di GOR Bandung pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

  • June 15, 2026
Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

  • June 15, 2026
Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

Pelatih Australia Richard Garcia Senang Bisa Juarai Piala AFF U-19

  • June 14, 2026

Montella Kecewa, Turki Kuasai Laga Tapi Kalah dari Australia

  • June 14, 2026
Montella Kecewa, Turki Kuasai Laga Tapi Kalah dari Australia

Pastikan Data PCMB Aman, Pemprov Jabar Minta Maaf Atas Kendala Akses

  • June 14, 2026
Pastikan Data PCMB Aman, Pemprov Jabar Minta Maaf Atas Kendala Akses

Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026

  • June 14, 2026
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026