Akhirnya Hujan Turun di California Selatan Tapi Berpotensi Longsor

HUJAN mulai turun secara sporadis di wilayah California Selatan pada hari Minggu (26/1) dan telah membawa kelegaan bagi para pemadam kebakaran tapi berpotensi longsor.

Di sisi lain hujan di California Selatan membawa dampak bencana lainnya yaitu banjir dan longsor. Dari prakiraan cuaca, hujan lebat dengan intensitas tinggi.

Beberapa wilayah diperkirakan akan terdampak hujan deras dengan curah hujan lebih dari setengah inci per jam pada Minggu malam, menurut Layanan Cuaca Nasional. Hujan diperkirakan akan bertahan hingga Selasa (28/1).

Wilayah yang terkena dampak kebakaran hutan yaitu Palisades, Franklin, Eaton, Bridge, dan Hughes saat ini berada dalam status peringatan banjir, menurut laporan layanan cuaca pada hari Minggu.

BACA JUGA  Satu Keluarga di Garut Tewas akibat Tanah Longsor

Area bekas kebakaran berisiko lebih besar terjadi tanah longsor karena pohon dan vegetasi telah hilang, menurut Jacob Hinson, Ahli Meteorologi dari AccuWeather.

Bahaya baru ini membuat rumah-rumah yang selamat dari kebakaran kini kembali terancam.

Departemen Kepolisian Los Angeles memperingatkan warga bahwa tanah longsor dapat terjadi cepat tanpa ada peringatan.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mengarahkan pemerintah federal untuk mengesampingkan praktik-praktik pengelolaan air di negara bagian California jika terbukti tidak efektif.

Perintah ini dikeluarkan Minggu (26/1) atau dua hari setelah Trump mengunjungi wilayah Los Angeles, yang telah dilanda serangkaian kebakaran hutan. (*/S-01)

BACA JUGA  Ali Khamenei Gugur, Iran Tetapkan Pengganti Sementara

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman