Pedagang Kaki Lima Demo Pembongkaran Bangunan Liar di Pinggir Sungai

LANTARAN dinilai menghambat normalisasi sungai hingga mengakibatkan banjir, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membongkar bangunan liar yang berjejer di pinggir sungai Desa Pepelegi Kecamatan Waru, Senin (14/4). Namun pembongkaran paksa bangunan liar itu gagal akibat diadang massa dari para pedagang kaki lima.

Para pedagang kaki lima tersebut awalnya berunjuk rasa, disertai pembakaran ban bekas di Jalan Raya Pepelegi, Waru, Sidoarjo. Aksi tersebut mengakibatkan lalulintas dari arah Sidoarjo ke Surabaya tersendat. Aksi unjuk rasa itu juga mengadang petugas Satpol PP yang dibackup TNI-Polri. Mereka juga menghalangi alat berat yang akan masuk melakukan pembongkaran.

Salah satu pedagang kaki lima, Rudi, mengaku sudah berjualan di sana di lapak selama puluhan tahun. Menurut Rudi, meski tidak ditarik retribusi resmi, para pedagang tetap menjaga kebersihan lingkungan. Ada sekitar 50 pedagang kaki lima di kawasan itu.

BACA JUGA  Pemkot Bekasi Intens Berkoordinasi dengan BNPB Tangani Bencana

“Kami selalu sisihkan Rp8 ribu setiap hari untuk kebersihan.  Kami juga punya anak-anak yang masih sekolah, tolong pikirkan nasib kami,” kata Edi.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana akhirnya datang menemui massa. Mimik menjanjikan akan mencarikan tempat, untuk merelokasi para pedagang kaki lima. “Ini berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, rencana kami akan memberikan jalan keluar yang akan dibahas dengan Bapak Bupati. Rencana awal akan memberikan solusi dengan cara merelokasi lapak-lapak tersebut,” kata Mimik.

Setelah ditemui dan diberi janji Wakil Bupati Sidoarjo, massa pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri. (OTW/N-01)

BACA JUGA  Warga Terdampak Banjir Pasuruan Dapat Bantuan Kemensos

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

FENOMENA ​banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang setinggi mulai naik sejak Sabtu (16/5) dan melumpuhkan aktivitas warga di empat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG