KAI Logistik Ikut Garap Pengeceran Balas untuk Jaga Keandalan Jalur Rel 

KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat dukungannya terhadap keandalan prasarana perkeretaapian nasional.

Pada 2026, perusahaan dipercaya mengerjakan pengeceran balas jalan rel di seluruh wilayah Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun dengan menyesuaikan kebutuhan perawatan jalur di setiap wilayah.

Pengeceran balas merupakan kegiatan penurunan dan pemerataan batu balas atau ballast di sepanjang jalur rel. Material tersebut memiliki fungsi penting untuk menjaga kestabilan rel dan bantalan, sehingga kondisi prasarana tetap mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Pastikan proses distribusi

VP of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi  mengatakan, pihaknya memastikan proses distribusi material hingga pelaksanaan di lapangan berlangsung tepat waktu dan efisien.

BACA JUGA  Difablepreneur KAI Logistik Menangi Indonesia CSR Awards 2025.

“Pekerjaan pengeceran balas merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah operasi Jawa dan Sumatera. Kami berfokus memastikan distribusi material dan pelaksanaan operasional di lapangan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan,” paparnya.

Hingga saat ini kata Ferdian, realisasi fisik pekerjaan pengeceran balas telah mencapai sekitar 167 ribu meter kubik dari total estimasi pekerjaan sebesar 396 ribu meter kubik.

Pekerjaan masih terus berlangsung secara bertahap di sejumlah Daop dan Divre sesuai dengan kebutuhan pemeliharaan jalur.

“Capaian ini mencerminkan komitmen tim untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Kami akan terus menjaga ketepatan pelaksanaan agar kebutuhan perawatan jalur dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya.

BACA JUGA  KAI Logistik Cetak Rekor Pengiriman Lewat KALOG Express

Pengawasan dan pemantauan

Dalam pelaksanaannya, Kalog juga menerapkan sistem pengawasan dan pemantauan untuk memastikan volume serta kualitas material sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pengawasan tersebut dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan sebagai upaya menjaga mutu hasil pengeceran balas sekaligus memastikan pekerjaan memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Tak hanya itu, perusahaan juga memberikan jaminan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender setelah pekerjaan diserahterimakan. Jaminan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan dan mendukung keberlanjutan keandalan prasarana jalan rel.

Perluas peran perusahaan

Ferdian menambahkan, keterlibatan KAI Logistik dalam pekerjaan tersebut memperluas peran perusahaan dalam ekosistem perkeretaapian nasional.

Selain menjalankan layanan logistik dan kargo terintegrasi, Kalog turut memastikan ketersediaan material yang diperlukan untuk pemeliharaan jalur rel di berbagai wilayah.

BACA JUGA  KAI Logistik Tambah Terminal Bersertifikat Halal di 2025

“Melalui pekerjaan ini, kami semakin memperkuat perannya sebagai mitra dalam ekosistem perkeretaapian nasional. Tidak hanya menghadirkan layanan logistik dan kargo terintegrasi, kami juga turut mendukung tersedianya material perawatan yang dibutuhkan di berbagai wilayah, sehingga jalur rel dapat terus terjaga dan perjalanan kereta api dapat berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan,” sambungnya. (Zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bandung Great Sale 2026 Dikunjungi Lebih dari 8.000 Orang

GELARAN Bandung Great Sale (BGS) 2026 mencatat antusiasme tinggi masyarakat selama tiga hari pelaksanaan, 21-23 Agustus 2026. Berdasarkan data sementara dari jumlah pengunjung yang masuk melalui sistem barcode, hampir 8.000…

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan positif pada bisnis angkutan ritel melalui KAI Logistik Express sepanjang 2026. Hingga Juli 2026, layanan KAI Logistik Express telah melayani lebih dari 2 juta kiriman paket…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah

  • August 24, 2026
Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah

KAI Logistik Ikut Garap Pengeceran Balas untuk Jaga Keandalan Jalur Rel 

  • August 24, 2026
KAI Logistik Ikut Garap Pengeceran Balas  untuk Jaga Keandalan Jalur Rel 

Bandung Great Sale 2026 Dikunjungi Lebih dari 8.000 Orang

  • August 24, 2026
Bandung Great Sale 2026 Dikunjungi Lebih dari 8.000 Orang

Transisi Desil 5-6 Jadi Sorotan, Walkot Bandung Siap Lindungi Warga Rentan

  • August 24, 2026
Transisi Desil 5-6 Jadi Sorotan, Walkot Bandung Siap Lindungi Warga Rentan

Sleman Bidik Jejaring Kota Film Dunia Lewat  UNESCO Creative Cities Network

  • August 24, 2026
Sleman Bidik Jejaring Kota Film Dunia Lewat  UNESCO Creative Cities Network

Mahasiswa UGM Ikuti NIB 2026 di Kanada

  • August 24, 2026
Mahasiswa UGM Ikuti NIB 2026 di Kanada