
InJourney Destination Management (IDM) bekerja sama dengan InJourney Airports Bandara Internasional Yogyakarta menggelar program pelatihan bertajuk InJourney Hospitality House (IHH) di kawasan wisata Parangtritis, Bantul, pada 4-6 November 2025.
Kegiatan ini diikuti 120 peserta yang terdiri dari pegiat wisata, perangkat desa, karang taruna, hingga pelaku UMKM. Pelatihan bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan keramahtamahan khas lokal bagi wisatawan.
“Sektor pariwisata akan berkelanjutan jika ada kolaborasi semua pihak pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Tanpa itu, wisata tidak akan bertahan lama,” ujar Sustainability Division Head IDM, Ismiyati, Jumat (7/11).
Sejak 2023, IDM telah menyelenggarakan 22 pelatihan hospitality house di lima kabupaten, dengan total 1.980 peserta. Pelatihan mencakup empat modul utama: sikap pelayanan profesional, komunikasi, kebersihan lingkungan, dan standar penampilan wisata.
Ike Yutiane dari PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan bahwa “Indonesia hospitality adalah melayani sepenuh hati,” mulai dari bandara hingga destinasi wisata.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi menyebut sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi utama daerah. Ia menekankan pentingnya pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan dan mengutamakan pelayanan terbaik.
Peserta pelatihan, Aminah, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan pelaku wisata Parangtritis menghadapi pengembangan jalur lintas selatan Jawa. “Dengan pelatihan ini, kami bisa melayani tamu dengan lebih baik dan meningkatkan pendapatan,” ujarnya. (AGT/S-01)









