Pemkab Samosir Raup Rp1,5 M dari Pariwisata selama Libur Lebaran

SELAMA libur Idul Fitri 2025 yang berlangsung selama 12 hari (28 Maret sampai 8 April) Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1.540.310.000 dari sektor pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir, Tetty Naibaho, menyebutkan bahwa dua objek wisata unggulan, yakni Menara Pandang Tele dan pertunjukan Air Mancur Menari di kawasan Waterfront Pangururan, menjadi penyumbang PAD terbesar dengan total Rp1.351.554.000.

“Meski sempat muncul pro-kontra soal kenaikan tarif retribusi, jumlah kunjungan wisatawan tetap tinggi dan mencapai 5.000 hingga 7.000 orang per hari,” jelas Tetty Naibaho Rabu (9/4).

Ia juga membantah isu penurunan jumlah wisatawan di media sosial, dan justru menyebutkan bahwa lama tinggal wisatawan meningkat dari satu menjadi dua hari. Peningkatan belanja wisatawan juga terlihat dari padatnya restoran, kafe, dan tempat kuliner di sekitar objek wisata.

BACA JUGA  Garuda Indonesia Buka Rute Bandung-Denpasar Mulai 14 Agustus

Hotel dan parkir

Selain itu, wahana seperti scooter listrik, kapal wisata, jetski, dan kapal pinisi juga diminati pengunjung. Ketersediaan hotel berbintang turut menarik wisatawan kelas menengah ke atas.

Ketua Tim Pengelola Sementara Waterfront City Pangururan dan Menara Pandang Tele, Rudi Siahaan, merinci bahwa PAD dari Panorama Tele mencapai Rp843.440.000, sementara dari Air Mancur Menari sebesar Rp508.114.000.

“Angka tersebut belum termasuk PAD tidak langsung seperti pajak hotel, restoran, homestay, dan retribusi parkir,” ungkap Rudi. Ia menambahkan, Pemkab Samosir akan terus berbenah dan meningkatkan sinergi dengan semua pihak untuk memajukan sektor pariwisata dan menaikkan PAD di masa mendatang. (Satu/N-01)

BACA JUGA  Bank Jateng Borobudur Marathon Start Pukul 04.30 WIB

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan akan mengutamakan produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan kereta di Tanah Air. Karena itu mereka membatalkan rencana impor kereta bekas dari Jepang. Hal tersebut…

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

SEBAGAI daerah tujuan wisata, Bali memang sudah lama membutuhkan transportasi massal. Hal itu untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Pulau Dewata tersebut. Salah satu transportasi massal yang siap dibangun…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

  • November 5, 2026
Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

  • November 5, 2026
Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

  • November 5, 2026
Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir

  • November 5, 2026
Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir