Bayar Tiket Commuter Line Bisa Gunakan QRIS

KAI Commuter mendukung inovasi baru dalam sistem pembayaran digital berupa Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Tap.

Transaksi yang diluncurkan Bank Indonesia (BI) ini memungkinkan transaksi dengan memindai QR Code melalui mobile phone yang memiliki perangkat dengan fitur Near Field Communication (NFC).

Vice President Corporate Secretary Joni Martinus, Sabtu (15/3) menjelaskan transaksi dengan QR Code ini sebagai pilihan dalam kemudahan transaksi pembelian tiket Commuter Line oleh penggunanya.

KAI Commuter sebagai operator Commuter Line Jabodetabek, Yogyakarta-Palur dan Commuter Line perkotaan di wilayah Bandung dan Surabaya memberikan ragam transaksi pembelian tiket.

Mulai dari menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), Kartu Bank, QR Code by C-Access, GoTransit, dan Acces By KAI di masing-masing Commuter Line.

BACA JUGA  KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta Terapkan Aturan Baru di Stasiun Yogyakarta

“Dengan adanya program Bank Indonesia menggunakan QRIS Tap, KAI Commuter selanjutnya juga akan menerapkannya di Commuter Line Jabodetabek dan Commuter Line Yogyakarta-Palur,” jelas Joni.

Transaksi QRIS

Transaksi menggunakan QRIS Tap ini perlu pengembangan lebih lanjut dari sisi teknis dan IT.

Dalam proses pembangunan dan pengembangan yang akan dilakukan tim teknis KAI Commuter membutuhkan waktu sampai dengan 6 bulan.

“Kami akan berupaya memaksimalkan pengerjaan pengembangan QRIS Tap agar segera dapat diimplementasikan di KAI Commuter,” imbuh Joni.

KAI Commuter menargetkan implementasi QRIS Tap secara menyeluruh di Stasiun Commuter Line Jabodetabek, Stasiun Commuter Line Yogyakarta-Palur dan Stasiun hybrid Commuter Line Prameks.

Pelaksanan ini dilaksanakan pada minggu pertama September 2025 dengan mempertimbangkan kesiapan teknis maupun operasional.

BACA JUGA  Operasikan 8 Tambahan Commuter Line, KAI Layani 11.850 Pengguna

“Harapannya layanan QRIS Tap dapat berjalan dengan baik dan tanpa ada kendala di seluruh stasiun baik Jabodetabek maupun Yogyakarta-Solo, pada saat akan diimplementasikan nanti,” pungkas Joni Martinus. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

SAR Kesulitan Evakuasi Jenazah Korban ATR 42-500 di Pangkep

TIM SAR gabungan mengalami kendala dalam mengevakuasi satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Meski jenazah telah…

SAR Temukan Satu Korban Pesawat Hilang Kontak di Sulsel

HINGGA Minggu (18/1), tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah korban serta sejumlah bagian pesawat ATR 45-500 milik maskapai Indonesia Air Transport  di area operasi. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Banjir masih Rendam Sebagian Jakarta hingga Minggu Malam

  • January 19, 2026
Banjir masih Rendam Sebagian Jakarta hingga Minggu Malam

Juara Bertahan Putra dan Putri Proliga Tumbang di Deli Serdang

  • January 18, 2026
Juara Bertahan Putra dan Putri Proliga Tumbang di Deli Serdang

Alami Micro Sleep, Pengemudi Mobil Tabrak Pemotor

  • January 18, 2026
Alami Micro Sleep, Pengemudi Mobil Tabrak Pemotor

Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.156 Penumpang

  • January 18, 2026
Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.156 Penumpang

Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Ciamis dan Tasikmalaya

  • January 18, 2026
Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Ciamis dan Tasikmalaya

Jembatan Penghubung Desa Roboh, Warga Terisolasi

  • January 18, 2026
Jembatan Penghubung Desa Roboh, Warga Terisolasi