KAI Siapkan 3.464 Unit Sarana Perkeretaapian untuk Arus Mudik

PT KAI menyiapkan 3.464 unit sarana perkeretaapian atau meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 3.425 unit pada masa angkutan lebaran 2025.

Sarana perkeretaapian meningkat mencerminkan komitmen KAI dalam meningkatkan layanan dan kapasitas angkutan Lebaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

VP Public Relations KAI Anne Purba mengatakan jumlah lokomotif yang siap operasi bertambah dari 472 unit pada 2024 menjadi 474 unit pada 2025.

“Jumlah kereta juga mengalami peningkatan, dari 1.872 unit pada 2024 menjadi 1.972 unit pada 2025. Selain itu, sarana LRT Jabodebek bertambah dari 22 trainset pada 2024 menjadi 25 trainset pada 2025,” ujarnya, Sabtu (8/3).

“Meningkatnya jumlah sarana ini semakin mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran,” kata Anne Purba.

BACA JUGA  Rombongan ASEAN Railway CEOs' Diajak Naik Kereta Wisata

Pelanggan yang ingin merasakan kenyamanan terbaru dari KA Sancaka Utara dapat segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, serta berbagai kanal penjualan resmi lainnya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 3.443.832 tiket kereta api jarak jauh (KA JJ) untuk angkutan libur Lebaran 2025.

KAI telah menyiapkan kapasitas hingga 3.443.832 tiket KAJJ untuk periode keberangkatan 21 Maret-11 April 2025 atau selama 22 hari.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait perubahan sarana KA Sancaka Utara, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui akun media sosial resmi KAI,” tutup Anne. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025. Dari total tersebut, sebanyak 577.454 pelaku usaha mikro,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api