Indosat Ooredoo Hutchison Bermitra dengan ZTE Corporation

INDOSAT Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan telah menggandeng ZTE Corporation, Senin (27/1).

Lewat kemitraan ini, Indosat Ooredo Hutchison akan memanfaatkan teknologi mikrowave ZTE yang canggih untuk menghadirkan komunikasi andal dan berkecepatan tinggi ke pulau-pulau terpencil dan perdesaan.

Hal itu memungkinkan lebih banyak orang Indonesia di daerah terpencil menikmati jaringan 4G Marvelous IOH.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung menjelaskan Indonesia, dengan 17.000 pulau dan dan bentang geografi yang menantang, menghadapi hambatan signifikan dalam membangun infrastruktur komunikasi.

“Komunikasi berbasis kabel selalu menghadapi kesulitan untuk mengatasi medan yang terjal dan biaya yang tinggi, meninggalkan banyak daerah yang terputus secara digital,” kata Cheung, Senin (27/1).

Kurangnya akses ini menghambat peluang ekonomi dan membatasi perkembangan sosial, yang menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi yang terjangkau dan dapat diakses.

BACA JUGA  XLSMART Targertkan Sebagai Perusahaan Paling Dicintai 2027

Untuk mengatasi tantangan ini, Indosat dan ZTE telah menerapkan lebih dari 550 link backbone microwave kapasitas ultra di seluruh Indonesia.

Mencakup hampir 80% kota besar dan pulau-pulau terpencil. Ia mengatakan teknologi microwave inovatif ZTE dirancang khusus untuk kebutuhan Indonesia, menyediakan transmisi kapasitas ultra dan jarak jauh.

Penerapan ini, jelasnya telah dilakukan dengan kecepatan dan efisiensi yang luar biasa, menghubungkan daerah-daerah yang sebelumnya tidak dapat dijangkau.

Dan memungkinkan komunitas untuk beralih dari “tidak terhubung” ke “terhubung.”

Solusi microwave ini mengintegrasikan berbagai fitur canggih untuk mengatasi kondisi lingkungan unik di Indonesia.

Antena Ultra Broadband Multi-frekuensi (UBA) ZTE memungkinkan pemilihan frekuensi yang fleksibel, mengurangi beban menara dan biaya sewa.

Unit Percabangan yang disesuaikan meminimalkan kebutuhan perangkat keras, meningkatkan efisiensi biaya sekaligus menjaga kinerja tinggi.

BACA JUGA  Telkomsel Jabar Sukses Kawal Lonjakan Data Nataru 2026

“Dibangun untuk menahan cuaca ekstrem Indonesia, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan korosi, peralatan ini memastikan keandalan jangka panjang,” terang Cheung.

Integrasi papan Modem 4T4R canggih dan teknologi hemat energi cerdas memungkinkan penerapan cepat dengan konsumsi sumber daya yang minimal.

Selain itu desain yang dapat diskalakan mendukung peningkatan kapasitas hingga delapan kali lipat dan perluasan cakupan ke daerah baru.

Kevin Chen, Sales Director PT. ZTE Indonesia mengatakan,  percaya kolaborasi yang sukses ini akan memberikan kehidupan baru bagi perjalanan transformasi digital Indonesia.

“Ketika penduduk di daerah terpencil Indonesia mulai online dan menikmati layanan internet berkualitas tinggi, kami merasakan kebahagiaan yang sama seperti mereka,” ujarnya.

ZTE Corporation komitmen daerah terpencil

ZTE berkomitmen untuk memanfaatkan peluang strategis dalam digitalisasi, kecerdasan, dan pembangunan rendah karbon.

Backbone Microwave ZTE menghubungkan ZTE, IOH, dan warga Indonesia bersama-sama, menjelajahi lebih banyak kemungkinan baru dalam cara berkomunikasi.

BACA JUGA  Indosat Catat Lonjakan Trafik Data Meningkat 21% Saat Idul Fitri

“Serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan komunitas global,” kata Kevin.

Inisiatif ini telah secara signifikan meningkatkan jumlah pelanggan Indosat, terutama di daerah-daerah terpencil.

Kapasitas backhaul di wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan telah meningkat menjadi 2-3 Gbps, dengan puncaknya mencapai 6 Gbps.

Warga kini menikmati akses tanpa gangguan ke informasi waktu nyata, pendidikan online, dan hiburan digital.

Konektivitas yang ditingkatkan ini juga telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pariwisata, dan mendorong berbagi pengetahuan.(AGT/HTM/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen  yang menghadirkan kualitas dan rivalitas sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara. Menurut Erick, besarnya perhatian FIFA terhadap…

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

Sebanyak 56.000 tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia pada matchday kedua Grup A, FIFA ASEAN Cup 2026 telah terjual hingga Senin 28 September 2026 pukul 12.00 WIB. Angka tersebut masih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai