Hadapi Libur Panjang, Daop 6 Sediakan 126.940 Kursi

DALAM rangka menyambut libur panjang akhir pekan pada bulan ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyiapkan 126.940 tempat duduk untuk berbagai tujuan

“Libur panjang akhir pekan ini bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek hingga Isra Miraj pada pekan keempat Januari 2025,” kata Menejer Humas Daop 6, Krisbiyantoro kepada Mimbar Nusantara, Senin sore (20/1/2025).

Tiket sebanyak hampir 127 ribu itu merupakan total tempat duduk untuk kereta api jarak jauh keberangkatan awal dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 6 selama tujuh hari, pada 24-30 Januari 2025.

Menurut dia, dari jumlah tersebut okupansinya mencapai 59% atau terjual sebanyak 75.414 tempat duduk. Setiap hari ada 18.134 tempat duduk KA keberangkatan awal Daop 6 yang bisa dipesan.

BACA JUGA  Lestarikan Batik, Daop 6 dan Rotary Club Gelar Pameran

Sejumlah kereta jarak jauh itu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menuju ke berbagai tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banyuwangi, dan lainnya

Kereta tambahan

Dia paparkan, jumlah tempat duduk harian itu meningkat 19,2 persen dari hari biasa yang hanya tersedia 15.207 tempat duduk karena ada KAI Daop 6 juga meluncurkan KA Tambahan.

KAI Daop 6 meluncurkan 6 KA tambahan keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan, Klaten, Yogyakarta, Lempuyangan, dan Wates pada keberangkatan 23 – 29 Januari.

Enam tambahan kereta api itu adalah KA 7003B Tambahan YK GMR (Yogyakarta-Gambir) Berangkat 18.20 – Datang 02.10. Lalu KA 7015B Tambahan SLO GMR (Solo Balapan-Gambir) Berangkat 21.50 – Datang 06.48.

BACA JUGA  Daop 6 Yogyakarta Capai Pertumbuhan 8% pada Triwulan I 2026

Kemudian ada KA 7023C Tambahan SLO BD (Solo Balapan-Bandung) Berangkat 20.40 – Datang 05.05

105 persen

Sementara keberangkatan 23-30 Januari 2025 diadakan KA 10907 Tambahan LPN PSE (Lempuyangan-Pasarsenen) Berangkat 06.00 – Datang 13.55 Seeang keberangkatan 24-30 Januari 2025 disediakan KA 7001B Tambahan YK GMR (Yogyakarta-Gambir) Berangkat 05.50 – Datang 13.17

Dan untuk keberangkatan 25, 26, 29 & 30 Januari 2025 disediakan KA 7021D Tambahan SLO BD (Solo Balapan-Bandung) Berangkat 09.10 – Datang 19.03

Sejauh ini, KA Progo dari Stasiun Lempuyangan tujuan Stasiun Pasar Senen menjadi KA komersial favorit di mana telah terjual 4.239 tiket untuk tujuh hari keberangkatan. Rata-rata per hari, tiket KA Progo sudah terjual sebanyak 605 tiket dan angka itu merupakan 105 persen dari kapasitas harian yang tersedia sebanyak 4032 tempat duduk. (WID/N-01)

BACA JUGA  Kalog Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik

Dimitry Ramadan

Related Posts

Paku Alam X Minta Masyarakat Berikan Informasi Lengkap saat Disensus

SENSUS Ekonomi 2026 merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh kegiatan ekonomi di luar sektor pertanian. Bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, hasil sensus yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali itu memiliki nilai yang…

OJK Gandeng Persis Perluas Akses Keuangan Sampai Desa

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) bersama Persatuan Islam (Persis) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyelenggaraan School of Syariah (SoS) dan implementasi Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Auditorium…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Sebut Penangkapan Roy dan Tifa Murni Proses Hukum

  • June 19, 2026
Polda Metro Jaya Sebut Penangkapan Roy dan Tifa  Murni Proses Hukum

Bekuk Korsel, Meksiko Segel Tiket ke Babak 32 Besar

  • June 19, 2026
Bekuk Korsel, Meksiko Segel Tiket  ke  Babak 32 Besar

Paku Alam X Minta Masyarakat Berikan Informasi Lengkap saat Disensus

  • June 19, 2026
Paku Alam X Minta Masyarakat Berikan Informasi Lengkap saat Disensus

UGM Masuk Ranking 206 Dunia Versi QS WUR 2027

  • June 19, 2026
UGM Masuk Ranking 206 Dunia Versi QS WUR 2027

Qatar Digunduli Kanada, Swiss Gilas Bosnia

  • June 19, 2026
Qatar Digunduli Kanada, Swiss Gilas Bosnia

OJK Gandeng Persis Perluas Akses Keuangan Sampai Desa

  • June 19, 2026
OJK Gandeng Persis Perluas Akses Keuangan Sampai Desa