Maruarar Sisihkan Tanah Miliknya untuk Bangun Rumah Gratis

MENTERI Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait akan memberikan tanah milik perusahaannya seluas 2,5 hektare di Tangerang, Banten untuk dibangun rumah gratis bagi warga miskin.

Maruarar akan ground breaking rumah gratis ini pada 10 November mendatang.

“Saya rencananya 10 November 20204 mendatang akan melaksanakan ground breaking rumah gratis untuk rakyat di Tangerang. Tanahnya milik perusahaan yang bangun rumahnya perusahaan lain Agung Sedayu sama isinya,” kata Maruarar dalam keterangannya di Jakarta,  Selasa (29/10).

Ground breaking ini akan menjadi bagian dari langkahnya mewujudkan tiga juta rumah dalam setahun.

Ia akan mengajak perusahaan properti dan pengembang di Indonesia untuk ambil bagian mendukung program Presiden Prabowo Subianto untuk membangun tiga juta rumah dalam setahun.

BACA JUGA  98 KK Korban Rob di Pekalongan Dapat Bantuan Rumah Gratis

Ia berharap rumah-rumah itu akan dibagikan gratis ke rakyat.

“Nanti kita lihat dulu kondisi dan lokasinya seperti apa. Apakah bangunan rumah tapak atau rumuh susun. Silakan swasta bentuknya apa. Bisa CSR atau apa saja yang penting ada rumah buat rakyat,” ujarnya.

“Mau disewain nggak? Atau mau dijual juga nggak? Ya saya maunya rumahnya gratis dikasih aja buat rakyat. Bisa saja besok di lokasi lain perusahaan lain seperti Intiland atau lainnya juga bisa bantu rumah,” harapnya.

Maruarar mengajak semua pihak termasuk sektor swasta untuk terlibat secara aktif dalam Program Pembangunan 3 Juta Rumah.

Pembangunan perumahan selain mendorong investasi juga akan meningkatkan industri-industri lainnya .

BACA JUGA  REI Sebut Kerap Terhambat Lahan dan Perizinan dalam Pengembangan Perumahan

Dampaknya diharapkan  mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan negara. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

PARA peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Adapting School-Based Asthma Programme: A Multicountry (AdAPT) Study melakukan skrining risiko asma berbasis sekolah…

Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

DINAS Pendidikan Kabupaten Sleman mengurangi durasi jam pelajaran selama bulan Ramadan 2026. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), satu jam pelajaran yang semula 35 menit dipangkas menjadi 30 menit. “Satu jam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

  • February 12, 2026
Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

  • February 12, 2026
Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

Bintang Dawson’s Creek James Van Der Beek Berpulang

  • February 12, 2026
Bintang Dawson’s Creek James Van Der Beek Berpulang

“Perfect Crown” Kisah Cinta Kontrak IU dan Byeon Woo Seok

  • February 12, 2026
“Perfect Crown” Kisah Cinta Kontrak IU dan Byeon Woo Seok

Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional

  • February 12, 2026
Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional

SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

  • February 12, 2026
SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda