Pelari Prancis Juarai Sleman Temple Run 30K

PELARI asal Prancis Habib Tiour  keluar sebagai juara dalam Sleman Temple Run #9 untuk kategori 30 kilometer. Dalam lomba yang mengambil start dan finish di Candi Banyunibo, Prambanan, Sleman itu, Habib Tiour finis waktu 2 jam 37 menit.

Sedangkan pelari tercepat sampai finish di kategori 30 kilometer putri diraih pelari asal Magelang, Inarotul Carifah yang mencatat waktu 3 jam 48 menit.

Atas prestasi tersebut, selain mendapat medali kejuaraan mereka memperoleh uang pembinaan sebesar Rp6.000.000.

Adapun peringkat kedua dan ketiga yang ditempati Ujang Ahmad Saripudin (Bandung) dan Tio Sifa Fahrizal (Brebes) masing-masing mendapat Rp4.000.000 dan Rp2.000.000. Demikian di kelompok putri,  yang direbut Shindy Patricia (Malang) dan Heni Mahzumi (Yogyakarta).

BACA JUGA  Sekda Jateng Minta Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Digalakkan

Sertifikasi dari internasional

Lomba Sleman Temple Run #9 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Trail Runners Yogyakarta diikuti oleh 1.300 peserta, di antaranya 27 peserta asing yang berasal dari 26  negara asing.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Trail Runners Yogyakarta yang sukses menyelenggarakan lomba dengan baik.

“Dengan adanya kategori baru 30K dalam gelaran Sleman Temple Run 2023 dan 2024 ini maka event Sleman Temple Run memiliki sertifikasi dari International Trail Running Association atau ITRA yang harapannya ke depan akan semakin banyak pelari-pelari yang dapat menembus ke event lari tingkat internasional,” ujarnya.

BACA JUGA  Bandoeng 10K Bagian dari Strategi Pembangunan Kota Lewat Sport Tourism

Salah satu peserta asal Republik Ceko yang mengikuti kategori 5K mengatakan bahwa motivasi untuk mengikuti gelaran Sleman Temple Run adalah untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia sembari berwisata.

Ia yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Pariwisata di UGM merasa senang dengan keindahan alam selama rute perjalanan. Bahkan ia sangat tertarik dengan sajian berbagai seni pertunjukan di beberapa titik pemberhentian maupun beberapa candi yanng dinilainya cukup berbeda dengan daerah lain.

Tertarik

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen Frans Haidar yang juga merupakan salah satu peserta kategori 5K menyatakan ketertarikannya dengan penyelenggaraan event Sleman Temple Run.

Menurutnya Sleman Temple Run merupakan event yang luar biasa, mulai dari dukungan pemerintah daerah, ketertarikan dan minat peserta yang cukup tinggi, penyediaan fasilitas yang diatas standar, bahkan rutenya yang cukup menarik serta destinasi wisatanya yang bagus. (AGT/N-01)

BACA JUGA  158 Pelari Asing Ikut Bank Jateng Borobudur Marathon 2025

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak