Dongkrak Pariwisata, Pemprov Jateng Gelar EMTB Adventur- Race

UNTUK semakin menarik wisatawan Pemerntah Provinsi Jawa Tengah gencar menggelar kegiatan Sport Tourism Event (Specta) pada 2024. Hingga kini sudah terselenggara 11 event dari 14 agenda yang direncanakan.

Dalam setiap penyelenggaraan, panitia juga selalu berusaha melibatkan usaha kecil mikro menegah (UMKM). Teranyar, Specta EMTB Adventure-Race 2024  dihelat di kawasan hutan Tinjomoyo, Kabupaten Semarang, pada 16-19 Agustus 2024.

Program ini sejalan dengan Gerakan Nasinal Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang tengah digaungkan pemerintah pusat.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan,  banyak potensi wisata dan produk lokal yang bisa dibanggakan. Selain Candi Borobudur, banyak potensi wisata yang lain menarik.

BACA JUGA  Longsor di Cilacap, 20 Warga masih Dicari

“Kedepan kita bersama-sama masyarakat, supaya pariwisata di Indonesia, khususnya di Jateng, akan semakin berkembang,” kata Nana saat memberikan sambutan pada Opening Ceremony Peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jateng di Kampus 3 UIN Salatiga, Minggu, 18 Agustus 2024.

Dalam kegiatan itu, sekaligus mencanangkan Gerakan BBWI dan BBI  bersama Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary.

Produk lokal

Nana berharap, pencanangan BBWI dan BBI mampu meningkatkan kemauan masyarakat Jateng dalam membanggakan  bangga produk lokal. Apalagi, produk-produk lokal tidak kalah dengan produk luar negeri.

Ia mencontohkan, hingga kini produk   Naruna Ceramic asal Kota  Salatiga telah  menguasai pasar ekspor keramik dunia. Bahkan produknya sudah tembus di 13 negara. Perjalanan Naruna Ceramic itu, mendapatkan apresiasi UMKM Champion Harvesting Gernas BBI dan BBWI kategori craft.

BACA JUGA  1.700 Pelari Ramaikan Merbabu Sky Run 2025

“Jadi kita harus betul-betul mencintai produk-produk Indonesia, yang memang tidak kalah dengan produk luar negeri,” tegasnya.

Nana menambahkan, keindahan alam juga mesti dikembangkan dengan kreativitas dan inovasi. Ia meyakini, dengan berbagai inovasi kegiatan, maka dapat meningkatkan daya tarik masyarakat berwisata di dalam negeri, khususnya di Jateng.

Salah satu peserta kompetisi Specta E-MTB Adventure-Race 2024 asal Bolovia-Amerika Selatan, Yara mengaku, terkesan melihat rute E-MTB, yang menyajikan keindahan alam di setiap rutenya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Korban Banjir Demak dan Grobogan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali