Operasi Patuh Candi 2024 Temukan Sopir Bus tidak Punya SIM

OPERASI Patuh Candi 2024 digelar di Terminal Tirtonadi, Solo, Rabu (17/7). Polantas Polresta Solo mendapati sejumlah pengemudi bus dan mobil feeder tidak dilengkapi SIM (surat izin mengemudi).

Polisi juga menemukan pengemudi membawa kartu pengawas kadaluwarsa ketika merazia  puluhan  bus dan kendaraan feeder di Terminal Tirtonadi.

Gelar razia bus dan feeder itu menjadi bagian pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2024, Rabu (17/7) siang.

Operasi Patuh Candi 2024 itu melibatkan pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi, BPTD Kelas II Jawa Tengah, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kota Solo.

“Operasi gabungan ini menjadi  bagian dari Operasi Patuh Candi yang digelar 15-28 Juli 2024, dengan menyasar pengguna transportasi langsung di jalan. Termasuk simpul-simpul transportasi angkutan umum yang masuk di terminal,” papar Wakil Kepala Satlantas Polresta Surakarta, AKP Sunyono.

BACA JUGA  Tim Sparta Amankan 13 Pesilat Bikin Onar

Menurut dia, pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2024 ini sebagai langkah edukasi dan sosialisasi yang menyasar secara menyeluruh, baik ke berbagai perusahaan, pasar, sekolah, termasuk awak angkutan di terminal.

“Kita terus sosialisasikan tentang keselamatan berkendara di jalan raya.” tukas Suyono mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi.

Karena itu Polri masif mengedepankan sosialisasi dan juga edukasi untuk tujuan keselamatan di jalan raya.

“Ya dalam operasi gabungan tadi, sejumlah pengemudi ditemukan tidak membawa SIM. Bahkan ada bus membawa  Kartu Pengawasan kadaluwarsa,” ungkapnya.

Sedang Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Tirtonadi, Bandiyono menuturkan pihaknya menyambut baik operasi tersebut.

Ia menjelaskan operasi ramcek telah dilaksanakan setiap hari di Terminal Tirtonadi. Dengan masuknya Polri mengajak operasi gabungan akan lebih melengkapi pengawasan.

BACA JUGA  Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2024

 “Ini menjadi bagian fungsi pengawasan. Bagus, kita terlibat di dalamnya,” ujar Bandi menyikapi keterlibatan Terminal dalam operasi gabungan tersebut.

Dinas Kesehatan Kota pun ikut dilibatkan, sebagai bantuan pengecekan kesehatan pengemudi bus. Sebab mereka memiliki tanggungjawab besar membawa keselamatan penumpang. (WID/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

  • June 28, 2026
Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

  • June 28, 2026
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

  • June 28, 2026
UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 28, 2026
Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

  • June 28, 2026
Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K