Warga Keluhkan dengan Maraknya Peredaran Miras dan Judi Online

PEREDARAN minuman keras dan judi online dirasakan warga semakin marak. Kondisi tersebut tentu mengkhawatirkan, karena miras dan judol bisa merusak generasi muda.

Keluhan disuarakan masyarakat dalam kegiatan Jumat Curhat Kapolda DIY yang digelar di Rejowinangun, Kotagede, pada Jumat (12/7).

Dalam acara yang dipimpin  Wakapolda DIY Brigjen Pol Adi Vivid A.B  dengan didampingi Pejabat Utama Polda DIY dan Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma itu,
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Arianto,  mengatakan banyak warga yang menanyakan banyaknya peredaran miras.

“Mereka mulai riuh mengkhawatirkan peredaran baik yang berizin maupun yang tidak miras tersebut akan tersebar terlalu banyak atau meluas di Kota Yogyakarta,” kata Nugroho.

BACA JUGA  Aliansi Jogja Memanggil Tuntut Transparansi Penangkapan Aktivis

Menanggapi keluhan tersebut, Wakapolda DIY mempersilahkan bagi masyarakat untuk memberi masukan mengenai toko-toko penjual miras yang tidak berizin terutama di wilayah Yogyakarta sehingga akan diakukan razia.

“Layaknya razia narkoba, kami juga terdapat terobosan untuk lebih mudah mendeteksi,” tambahnya.

Menurut Wakapolda tidak hanya penjual maupun peminum saja, bahkan orang yang memberikan minuman alkohol ke orang mabuk pun akan dirazia. “Karena memang ada pidananya tersendiri,” ujarnya.

Judol dan pinjaman online

Selain miras, masyarakat juga mengeluhkan maraknya judi online dan pinjaman online. Kedua hal tersebut, kini telah menjadi permasalahan masyarakat yang sekarang sedang merebak di mana-mana dan memakan banyak korban.

Merespon keluhan tersebut, Wakapolda DIY mengatakan  sejauh ini Ditreskrimsus Polda DIY dan jajaran telah melakukan penangkapan dan tentu selalu menyosialisasikan ke masyarakat untuk membentengi khalayak dengan akhlak dan mental yang kuat untuk tidak mudah terjerat judi online.

BACA JUGA  Tiga Truk Bantuan Polda DIY Diberangkatkan ke Sumatra

“Karena judi online seperti itu menggunakan teknologi AI jadi sudah terencana dan terus berputar bahkan tidak ada yang menang, hingga akhirnya tetap bandar pemenangnya,” ucapnya.

Selain melayangkan berbagai keluhan, juga terdapat masyarakat yang memberikan apresiasi kepada Polda DIY mengenai penanganan knalpot blombongan saat Pemilu Tahun 2024 dan Gerakan Ibu Memanggil untuk penanganan kejahatan jalanan di DIY.

“Terciptanya lingkungan yang aman tentu berawal dari masyarakat itu sendiri serta berkat kinerja Polri yang dibantu oleh FKPM dalam menjaga keamanan,” tutupnya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Polda DIY Raih Anugerah Zona Integritas Bebas Korupsi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

SALAH  satu calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 Metty Triantika terus mendapat dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar. Sebanyak 24 dari 32 Pengurus Kecamatan…

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

KEPALA Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan sebanyak 2.660 warga di wilayahnya terindikasi mengidap penyakit tuberkulosis (TB). Dari jumlah tersebut,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

  • July 3, 2026
Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

  • July 2, 2026
Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok  Kabupaten Tasikmalaya

Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

  • July 2, 2026
Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

  • July 2, 2026
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

  • July 2, 2026
OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

  • July 2, 2026
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT