Dua Siswi SD di Sidoarjo Diduga Hendak Dirampok dengan Modus Ukur Baju

SEBUAH unggahan video berisi pengakuan siswi sekolah dasar (SD) yang hampir menjadi korban penculikan dan perampokan perhiasan di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, viral di media sosial. Korban selamat setelah menolak dan melarikan diri dari bujukan pelaku.

​Peristiwa tersebut dialami oleh Azkaira Madfaatul Asifah,9, dan rekannya, Shila, siswi kelas 3 SDN Pekarungan, Sukodono, Sidoarjo. Kejadian bermula saat keduanya berjalan pulang sekolah pada Jumat (24/7) lalu.

​Ibu korban, Susilo Nur Susanti,43, mengunggah cerita sang anak melalui akun TikTok miliknya, @susilosusanti493. Hingga kini, video pengakuan tersebut telah ditonton puluhan ribu kali dan memicu kekhawatiran warga Sidoarjo.

​Menurut pengakuan Azkaira, mereka tiba-tiba dihampiri oleh seorang wanita paruh baya yang mengendarai sepeda motor. Pelaku membujuk kedua bocah tersebut untuk ikut dengannya menggunakan alibi perintah dari ibu korban untuk mengukur baju.

BACA JUGA  Bandara Juanda Dilengkapi Tab Capsule Hotel untuk Istirahat

Di bawa ke tempat sepi

​Terperdaya oleh dalih pelaku, kedua korban diajak menuju gang sepi di dekat area persawahan Desa Pekarungan. Di lokasi tersebut, pelaku berupaya merampas perhiasan anting yang dikenakan korban.

​”Beruntung Azkaira langsung menolak, berteriak, lalu berlari bersama temannya menuju tempat aman,” kata Susilo, orang tua korban, Senin (27/7).

​Berdasarkan keterangan korban, pelaku diperkirakan berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 45 hingga 46 tahun. Pelaku mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan pelat nomor W 4075 (dua huruf terakhir tidak diketahui).

​Kasus dugaan percobaan perampokan dan penculikan ini telah ditangani oleh pihak Polsek Sukodono.

Incar perhiasan anak

Kepolisian telah mendatangi kediaman orang tua korban untuk meminta keterangan serta melakukan verifikasi kronologi kejadian di lapangan.

BACA JUGA  Diduga Korban Tabrak Lari, Dua Praja IPDN Tingkat Akhir Meninggal

​Orang tua korban berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, dalam kurun waktu satu minggu terakhir, diduga telah terjadi tiga kali peristiwa serupa dengan modus menyasar perhiasan anak-anak di wilayah Sukodono. (OTW/M-01)

Related Posts

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Perumahan Surya Regency Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menggelar turnamen futsal unik antar-RT dengan mewajibkan para pemain bapak-bapak mengenakan kain sarung…

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

DALAM waktu sepekan dari Jumat (31/7) hingga Kamis (6/8), Gunung  terjadi sekali awan panas guguran dengan jarak luncur yang tidak teramati. Pada periode yang sama, teramati terjadinya guguran lava sebanyak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

  • August 10, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata