Tanggul Lumpur Lapindo Kembali Bocor dan Ancam Jalur Rel KA

TANGGUL genangan lumpur Lapindo di titik 10 D Kelurahan Siring Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, mengalami kebocoran pada Jumat (10/7) dini hari. Kejadian ini sempat membuat air bercampur lumpur mengalir deras hingga mendekati jalur rel kereta api yang berada di sekitar lokasi penampungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, material rembesan lumpur tersebut mulai terdeteksi sekitar pukul 04.00 WIB. Air lumpur awalnya menggenangi kawasan tanggul utama, sebelum akhirnya merembes melewati tanggul penahan kedua dan ketiga yang letaknya berdekatan dengan jalur kereta api aktif.

Pihak otoritas terkait langsung bergerak cepat melakukan lokalisasi area setelah menerima laporan kebocoran dari warga dan petugas keamanan. Seorang petugas lapangan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang enggan disebutkan namanya mengakui bahwa dangkah darurat segera diambil untuk meminimalkan dampak luapan.

BACA JUGA  Polda Jatim Olah TKP Lokasi Ledakan Pengoplosan Gas Elpiji

“Setelah mendapat informasi, kami langsung mengerahkan petugas keamanan dan menghubungi operator alat berat ekskavator untuk melakukan penanganan, ujar petugas tersebut di lokasi kejadian, Jumat (10/7).

Tutup dinding tanggul dengan tanah urukan

Rembesan air dari lumpur Lapindo akibat tanggul yang bocor mendekati jalur kereta api. (MN/Dok.Ist)

Sekitar pukul 06.50 WIB, satu unit alat berat ekskavator dikerahkan ke titik kebocoran untuk memulai proses penutupan dinding tanggul yang jebol menggunakan urukan tanah guna membendung aliran air lumpur agar tidak semakin meluas.

Peristiwa bocornya tanggul ini pertama kali disadari oleh warga sekitar yang beraktivitas di pagi hari. Sastro, salah seorang pemandu wisata di kawasan Lumpur Lapindo, mengaku melihat akuarium mencurigakan saat hendak mulai bekerja.

Sastro naik ke atas tanggul dan melihat adanya pengumpulan air dan lumpur dari arah pos pangkalan ojek sekitar pukul 5.00 WIB. Setelah didekati, ia mendapati dinding tanggul penahan di titik 10 D telah bocor dan mengalirkan material ke tanggul penahan di bawahnya.

BACA JUGA  Sidak Pasar Larangan, Khofifah tak Temukan Beras SPHP

Volume kolam penampungan meningkat

Sejumlah eskavator  tengah menambal tanggul Lapindo yang bocor. ()MN/Dok.Ist)

Sastro menambahkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, volume udara di dalam kolam penampungan memang terpantau mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Kami khawatir kalau debit air terus naik, aliran lumpur bisa mengancam rel kereta api maupun Jalan Raya Porong,” ungkap Sastro.

Hingga Jumat siang, proses penguatan dan penutupan tanggul yang bocor menggunakan alat berat masih terus dikebut oleh petugas di lapangan guna memastikan struktur pembatas kembali aman dan mencegah meluasnya luapan lumpur ke infrastruktur vital publik. (OTW/A-01)

BACA JUGA  Kejari Sidoarjo Sita Uang Korupsi Desa Entalsewu

Admin

Related Posts

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

PEMERINTAH Kota Bandung terus mengakselerasi program penurunan kabel udara, ke saluran bawah tanah sebagai bagian dari penataan infrastruktur telekomunikasi dan estetika kota. Hingga Agustus 2026, pengendalian kabel telah menyentuh di…

PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

GUBERNUR DIY KGPAA Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan istilah ‘kesatuan gerak’ dalam Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak sekadar dimaknai sebagai kesatuan antarpengurus ataupun antarjenjang organisasi. Lebih dari itu,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

  • August 24, 2026
Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

  • August 24, 2026
Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

  • August 24, 2026
Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

  • August 24, 2026
PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

  • August 24, 2026
Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah

  • August 24, 2026
Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah