Demi Biaya Lamar Kekasih, Seorang Teknisi Nekat Curi Emas di Kantornya

LANTARAN terdesak kebutuhan biaya untuk melamar kekasih pujaan hati, seorang spesialis perusahaan makanan terkenal di kawasan Sruni, Gedangan, Sidoarjo nekat membobol brankas di tempat kerja.

Pelaku berinisial ABS, 26, warga Desa Sukolegok, Sukodono, Sidoarjo, kini harus mendekam di sel tahanan Polresta Sidoarjo setelah menggasak emas senilai Rp500 juta.

​Aksi pencurian itu berhasil diungkap Satreskrim Polresta Sidoarjo setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian.

Manfaatkan pengenalan medan

ABS,seorang spesialis perusahaan makanan terkenal di Sidoarjo diinterogasi polisi akibat nekat membobol brankas di tempat kerja. (Dok.Ist)

​Kanit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo Iptu M Rofik menjelaskan, aksi nekat tersebut dilakukan pelaku saat jam pulang kerja, ketika seluruh karyawan telah meninggalkan area perusahaan.

Pelaku yang menguasai medan memanfaatkan posisinya sebagai teknisi untuk menyusup ke ruang pribadi pemilik perusahaan.

BACA JUGA  Relawan Sidoarjo Bersholawat Dukung Fandi Utomo Sebagai Calon Bupati

​”Pelaku masuk ke dalam ruang pribadi pemilik perusahaan dengan cara membobol plafon ruangan. Setelah berhasil masuk, ia membobol brankas emas yang berada di dalam lemari menggunakan kunci yang ia temukan di dalam ruangan tersebut,” ujar Iptu M Rofik saat dikonfirmasi, Rabu (10/6).

​Dari dalam brankas tersebut, pelaku menggondol sejumlah emas, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan, dengan total nilai kerugian mencapai Rp500 juta.

Amankan barang bukti

ABS,seorang spesialis perusahaan makanan terkenal di Sidoarjo diinterogasi polisi akibat nekat membobol brankas di tempat kerja. (Dok.Ist)

Ironisnya, demi mengelabui petugas keamanan dan korban, ABS tetap masuk kerja seperti biasa pasca-kejadian. Ia bertindak seolah-olah tidak mengetahui apa pun terkait hilangnya aset berharga di dalam area perusahaan tempatnya bekerja.

Namun, sandiwara tersebut berakhir setelah polisi menemukan bukti-bukti yang mengarah kuat pada dirinya saat olah TKP.

BACA JUGA  Tepergok Larikan Motor Warga, Pelaku Curanmor Dihajar Massa

​Polisi berhasil mengamankan bukti yang diamankan berupa uang tunai senilai Rp17 juta (sisa uang hasil penjualan emas). Selain itu sejumlah perhiasan emas yang belum sempat dijual oleh pelaku.

​Untuk kepentingan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut, saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Sidoarjo. Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan. (OTW/A-01)

Admin

Related Posts

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

PEMERINTAH Kota Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor tata kelola pangan perkotaan (urban food governance) di tingkat global. Hal itu dibuktikan dengan undangan resmi dari World Food Programme (WFP) dan Milan…

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, terus mendorong badan usaha milik daerah (BUMD) agar berinovasi. Terutama untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah berbagai kebijakan anggaran saat ini. Salah satunya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Barros Antar Kemenangan Persib

  • July 25, 2026
Gol Barros Antar Kemenangan Persib

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

  • July 25, 2026
15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

  • July 25, 2026
Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

  • July 25, 2026
Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

  • July 25, 2026
Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

  • July 25, 2026
Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal