Kota Tangerang dan Cilegon Jadi Kota Uji Coba Makan Bergizi Gratis

PENJABAT Wali Kota Tangerang, Dr Nurdin melakukan kunjungan kerja ke Kota Cilegon, Provinsi Banten untuk mempersiapkan pelaksanaan program uji coba makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Dilansir dari website Pemkot Kota Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Cilegon terpilih sebagai kota untuk Uji Coba Progam Makan Gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, atau gerasi muda melalui program kesehatan dan pangan bergizi. Nurdin menyoroti pentingnya gizi dalam mendukung pertumbuhan anak-anak dan kesehatan masyarakat pada umumnya.

“Pemkot mendukung penuh program ini dapat merubah paradigma dalam penanganan masalah gizi di Kota Tangerang,” ujar Pj Wali Kota Tangerang Nurdin dalam pertemuan digelar di Ruang Wali Kota Cilegon, Kamis (4/7).

BACA JUGA  Pendirian Panti Asuhan Libatkan Masyarakat Sekitar

“Nanti untuk penyiapan dan anggarannya perlu dipersiapkan sebaik mungkin, siapa yang akan melaksanakannya bisa melalui posyandu atau sekolah nanti itu akan dibahas lebih lanjut, atau bisa juga kolaborasi,” sambungnya.

Hal senada dengan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian menyampaikan bahwa Kota Cilegon siap mendukung program yang akan dilakukan oleh Pemerintah. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk setempat melalui program-program seperti makan gratis ini, khususnya bagi anak-anak,” tambahnya.

Pada kesempatan sama perwakilan dari Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Tabiota Bay, menyatakan kunjungan ini menjadi langkah awal dalam uji coba proyek makan gratis yang akan dikoordinasikan bersama. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mempercepat implementasi dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat lokal,” kata Tabiota Bay.

BACA JUGA  Kapolri Resmikan SPPG Polda Kalimantan Selatan

Persiapan dan anggaran untuk implementasi metode makan gratis di Kota Cilegon menjadi perhatian utama dalam diskusi ini. “Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangkapendek dalam mengatasi masalah gizi, tetapi juga langkah strategis dalam membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari