Gubernur Jabar Apresiasi Kritik Bobotoh dan Komit Jaga Transparansi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku terbuka terhadap kritik dan ia juga berkomitmen akan transparan dalam polemik yang melibatkan Persib Bandung.

Sorotan pertama datang dari aksi suporter saat laga kontra Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4). Spanduk bertuliskan ‘Shut Up KDM’ yang dibentangkan bobotoh viral di media sosial dan menuai beragam respons.

Menanggapi hal itu, KDM tidak membela diri. Ia justru mengapresiasi kritik tersebut sebagai pengingat agar dirinya tidak berlebihan dalam mengomentari Persib.

Menurutnya pesan dari bobotoh memiliki niat baik, yakni menjaga profesionalisme sepak bola agar tidak tercampur dengan kepentingan lain, termasuk politik. Ia menilai kritik seperti itu penting dalam menjaga batas antara peran publik dan dunia olahraga.

BACA JUGA  Bobotoh Pesta Juara Persib, Kota Bandung Tetap Aman

“Terima kasih sudah diingatkan. Saya juga mengajak bobotoh untuk mengalihkan energi pada dukungan nyata kepada tim, terutama menghadapi lima laga krusial ke depan, alih-alih terjebak dalam perdebatan di media sosial (medsos),” tutur Minggu (26/4)

Asal-usul bonus

Terkait bonus bagi pemain Persib, KDM menjelaskan asal-usul bonus Rp1 miliar yang dijanjikan Maruarar Sirait. Dalam pertemuan dirinya, Maruarar dan manajemen Persib, mereka membahas target meraih tiga gelar juara beruntun.

“Dalam diskusi itu, Maruarar secara spontan menyatakan kesiapan memberikan dukungan finansial untuk laga tandang. Dari tujuh pertandingan tandang, lima di antaranya direncanakan mendapat bonus masing-masing Rp1 miliar, sehingga total mencapai Rp5 miliar,” jelasnya.

Sebelum informasi itu disampaikan ke publik, KDM mengaku telah memastikan kepada manajemen bahwa tidak ada pelanggaran aturan. Yang menjadi penekanan adalah alasan di balik keterbukaan tersebut. Ia menyatakan, meskipun awalnya diminta untuk tidak mempublikasikan, prinsip transparansi menjadi dasar keputusannya.

BACA JUGA  Gubernur Jabar Guyur Bonus Rp2 Miliar untuk Persib

Menjaga akuntabilitas

“Bagi saya setiap informasi yang berkaitan dengan dukungan finansial dalam ekosistem olahraga perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi dan saya menjunjung tinggi transparansi,” tandasnya.

Langkah itu lanjut gubernur, sekaligus memperlihatkan posisinya yang berupaya menjaga akuntabilitas tanpa mencampuri teknis profesional klub. Ia menempatkan diri sebagai fasilitator yang memastikan dukungan berjalan sesuai aturan dan diketahui publik.

Di tengah dua isu yang sempat memicu perdebatan, Dedi kembali menegaskan pesan yang sama: kritik adalah bagian dari kontrol publik, sementara fokus utama tetap pada prestasi tim. Dedi pun mengajak bobotoh bersatu mendukung Persib menghadapi musim ini

“Dengan pendekatan tersebut, tidak hanya meredam tensi, tetapi juga memperlihatkan keberpihakan pada tata kelola yang terbuka dan penghormatan terhadap profesionalisme sepak bola, ini dua hal yang menjadi fondasi penting bagi kepercayaan publik,” tegasnya. (zahra/M-01)

BACA JUGA  Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

Dimitry Ramadan

Related Posts

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya pada Rabu (28/10) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Kebebasan menyampaikan aspirasi tidak boleh dibatasi, tetapi juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri

  • October 27, 2026
PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri