BPS Sebut Angka Kemiskinan di Klungkung Capai Titik Terendah

INDIKATOR makro ekonomi Kabupaten Klungkung sepanjang 2025 disebut positif. Berdasarkan data, ekonomi Klungkung menunjukkan nilai PDRB harga  mencapai Rp12 triliun.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita, saat audiensi dengan Bupati Klungkung, I Made Satria, Senin (20/4).

Kenaikan nilai PDRB sebesar hampir Rp3 triliun (Rp2,8 triliun) berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu 3 tahun, melampaui progres dekade sebelumnya.

Klungkung mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,67%, hanya terpaut 0,15 poin dari rata-rata pertumbuhan Provinsi Bali. Angka ini menempatkan Klungkung di posisi keempat di bawah Kabupaten Gianyar.

Transportasi dan akomodasi

Meski bukan yang tercepat secara keseluruhan, pertumbuhan PDRB per kapita Klungkung mencapai 5,39%, melampaui rata-rata Bali (5,16%). Hal ini menunjukkan bahwa kesejahteraan setiap individu di Klungkung meningkat lebih cepat dibanding wilayah lain.

BACA JUGA  Foto Pernikahan On Ju Wan dan Bang Minah Dirilis

Adapun poin capain utama ekonomi yakni sektor transportasi dan akomodasi makan minum yang tumbuh di atas 13%. Namun, sektor pertanian tetap menjadi pilar utama dengan kontribusi lebih dari seperlima total ekonomi, di mana Klungkung tetap unggul sebagai produsen rumput laut utama.

Sedangkan untuk Pengangguran dan Kemiskinan Menurun, Klungkung menempati posisi kedua terendah dalam persentase pengangguran di Bali. Angka kemiskinan pun turun ke titik terbaik dalam lima tahun terakhir, yakni di bawah 10 ribu jiwa (sekitar 5%).

Strategi seimbang

Dalam kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa kebangkitan ekonomi kali ini adalah hasil dari strategi yang seimbang antara sektor pariwisata dan pertanian.

BACA JUGA  Penurunan Penduduk Warga Miskin di Jabar belum Signifikan

“Memori pandemi mengajarkan kita untuk tidak hanya mengejar pariwisata dan melupakan pertanian. Astungkara, di tahun 2025 kedua sektor ini mampu tumbuh beriringan. Di era sekarang, kompetisi bukan lagi tentang yang besar menelan yang kecil, tapi bagaimana yang cepat dapat mengungguli yang lambat,” tegas Bupati I Made Satria.

Laju positif ini diharapkan dapat terus dijaga guna mempertahankan daya saing Klungkung di tingkat regional serta memperluas lapangan kerja bagi seluruh masyarakat. (*/A-01)

Admin

Related Posts

Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

PEMERINTAH Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja Tim Penilaian dan Verifikasi Lapangan dalam rangka Penilaian serta Pemilihan Kabupaten/Kota Terbaik pada Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Sanitasi. Tim tersebut diterima langsung oleh Bupati Sleman…

Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

POLRESTA Sleman resmi memulai pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2026 yang ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Polresta Sleman pada Senin di halaman Mapolresta Sleman di Jalan Jogja-Magelang. Apel gelar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Konstelasi Hubungan Indonesia-Rusia dalam sebuah Bingkai

  • October 26, 2026
Konstelasi Hubungan Indonesia-Rusia dalam sebuah Bingkai

Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

  • October 26, 2026
Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

  • October 26, 2026
Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

  • October 26, 2026
UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

  • October 26, 2026
Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

  • October 26, 2026
Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo