Para Cosplayer Asia Afrika Diminta Konsisten Jaga Kenyamanan Wisatawan

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memastikan, aktivitas cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika kembali berjalan dengan pengawasan ketat seusai penandatanganan ikrar bersama oleh tiga komunitas.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menyebut kesepakatan tersebut menjadi landasan utama dalam menata aktivitas cosplayer, agar tetap menjadi daya tarik wisata tanpa menimbulkan keresahan.

“Pada 10 Maret lalu, kami mengundang tiga komunitas cosplayer. Para ketua atau koordinatornya telah menandatangani ikrar. Intinya, mereka menghibur tanpa memaksa, menjaga kesopanan, serta tidak melakukan tindakan menjebak atau menipu pengunjung,” ungkapnya.

Adi menjelaskan, komitmen tersebut bukan sekadar formalitas melainkan amanah yang harus dijaga bersama. Terlebih, keberadaan cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika merupakan bagian dari wajah pariwisata kota.

BACA JUGA  Bandung Gaungkan Inklusivitas di Hari Peduli Autisme

“Ini kesempatan yang diberikan oleh Wali Kota. Kalau tidak dijaga yang dirugikan bukan hanya masyarakat, tapi juga para cosplayer karena mereka bisa kehilangan ruang berekspresi,” paparnya.

Jaga kedisplinan anggota

Aksi cosplayer di Bandung. (Diskominfo kota Bandung)

Adi mengaku akan terus memantau bersama aparat lainnya termasuk Satpol PP. Pengawasan ini bertujuan memastikan tidak ada lagi oknum yang melanggar kesepakatan dan merusak citra Kota Bandung.

Peran koordinator komunitas sangat penting dalam menjaga kedisiplinan anggotanya. Ia meminta agar pengawasan internal dilakukan secara konsisten mengingat hal ini menyangkut reputasi kota di mata wisatawan.

“Kami tekankan agar para koordinator terus mengingatkan anggotanya. Ini tidak cukup sekali dua kali, tapi harus terus-menerus karena menyangkut citra Kota Bandung,” tandasnya.

BACA JUGA  Awas! Buang Sampah di Jalan di Bandung Bisa Dijerat Hukum

Sudah kondusif

Menurut Adi saat ini, kondisi di kawasan Asia Afrika disebut sudah kembali kondusif. Aktivitas cosplayer pun berjalan normal dengan pengawasan yang lebih terstruktur.

Menjelang libur Lebaran, Disbudpar berharap para cosplayer dapat memanfaatkan momentum meningkatnya kunjungan wisatawan dengan tetap mematuhi aturan yang telah disepakati.

“Mereka bisa berekspresi sekaligus mencari rezeki dari kreativitas kostum yang ditampilkan. Tapi yang utama tetap komitmen menjaga aturan, dalam perjanjian juga diatur jumlah maksimal anggota tiap komunitas yakni 15 orang. Jika koordinator berhalangan hadir, harus ada penanggung jawab lapangan agar aktivitas tetap terkendali,” tuturnya.

Tak hanya kepada cosplayer, imbauan juga ditujukan kepada masyarakat. Adi mengajak warga untuk ikut menjaga suasana tetap kondusif dengan cara saling mengingatkan secara baik. (zahra/M-01)

BACA JUGA  Petugas Ditpolairud Selamatkan Wisatawan di Waduk Gajah Mungkur

Related Posts

Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

SEJATINYA masyarakat Desa Pasir Panjang Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis pesisir dan…

Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Grobogan

KECELAKAAN di perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini insiden itu terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat dini hari.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

10 Pemain Malut United Gasak Persis, Garudayaksa Promosi

  • May 2, 2026
10 Pemain Malut United Gasak Persis, Garudayaksa Promosi

Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

  • May 2, 2026
Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

Pangkas Birokrasi, Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Pendamping

  • May 2, 2026
Pangkas Birokrasi, Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Pendamping

Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

  • May 2, 2026
Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

Gasak PSBS, Persebaya Berhasil Merangsek ke Papan Atas

  • May 2, 2026
Gasak PSBS, Persebaya Berhasil Merangsek ke Papan Atas

Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

  • May 2, 2026
Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat