Polres Tasikmalaya Cek 13 Posko Jelang Mudik Lebaran

MENJELANG arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Tasikmalaya Kota melakukan pengecekan 13 posko berada di jalur arteri selatan penghubung Jawa Barat menuju Jawa Tengah. Pengecekan tersebut, dilakukan untuk mematangkan persiapan menyambut pemudik pulang kampung ke daerahnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) turun langsung meninjau 13 posko pengamanan di jalur alteri memastikan kelancaran Operasi Ketupat Lodaya 2026. Pengecekan tersebut, difokuskan pada titik krusial yang diprediksi akan menjadi pusat kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik.

“Kami bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) melakukan pemeriksaan mendalam terkait kesiapan sarana dan prasarana di jalur alteri selatan Jabar menuju Jateng melalui Gentong atas bawah di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya hingga kelengkapan administrasi di setiap posko,” katanya, Minggu (8/3/2026).

BACA JUGA  Kapolri Tinjau Kesiapan Arus Mudik di GT Kalikangkung

Lakukan pemetaan

Andi mengatakan, mengamankan jalur mudik lebaran kepolisian telah memetakan mendirikan 13 posko strategis berada di sepanjang jalur arteri selatan melalui lingkar Gentong atas bawah Jabar menuju Jateng. Namun, pengamanan dilakukannya mencakup 8 Pos Pengamanan (Pos PAM), 2 Pos Terpadu dan 3 Pos Pelayanan.

“Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan volume kendaraan arus mudik dan balik di jalur arteri agar tidak terjadi kendala teknis menghambat pelayanan publik. Kesiapan personel di jalur arteri menjadi prioritas utama dengan memberikan rasa aman bagi penggendara termasuk harus mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Menurut Andi, jelang arus mudik dan balik di jalur arteri ingin memastikan seluruh pos pengamanan dan pelayanan yang didirikan di jalut lintas selatan Jabar ke Jateng agar personel memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga.

BACA JUGA  Provinsi Jawa Tengah Siap Sambut 17,9 Juta Pemudik

Tekan potensi kemacetan

Namun, mengingat karakteristik jalur lingkar Gentong memiliki tantangan karena kondisinya naik turun, berkelok dan kewaspadaan personel menjadi poin krusial.

“Kami berharap pelaksanaan pengamanan Idulfitri di tahun ini dapat berjalan lancar, aman dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat. Karena, melalui persiapan matang ini Polres Tasikmalaya Kota optimisme menekan potensi kemacetan dan meminimalisir gangguan keamanan di wilayah hukum,” paparnya. (YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

SEORANG pengasuh sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, AF, 37, diperiksa polisi. Pasalnya, ia begitu tega melakukan tindakan asusila kepada beberapa santriwatinya sendiri. Satu dari korbannya bahkan…

Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

PARA perajin tahu-tempe mulai merasakan dampak melemahnya mata uang Rupiah. Mereka pun terpaksa mengurangi produksi dan menaikan harga lantaran kebutuhan bahan baku kedelai impor naik jadi Rp11.100 ribu per kg.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

  • June 8, 2026
Kalah dari Kazakstan, Tim Voli Putri Indonesia segera Evaluasi

Bungkam Vietnam, Indonesia Segel Tiket ke Semifinal

  • June 7, 2026
Bungkam Vietnam, Indonesia Segel Tiket ke Semifinal

Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

  • June 7, 2026
Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Ponpes di Tengah Ilir Tebo Ditangkap Polisi

Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

  • June 7, 2026
Wamen Ekraf Dorong Inovasi Jamu Agar Masuk Pasar Global

Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

  • June 7, 2026
Para Perajin Tahu-Tempe di Tasikmalaya Terpaksa Turunkan Produksi dan Naikkan Harga

Polda Jateng Musnahkan Narkotika dari 449 Kasus Periode April-Juni

  • June 6, 2026
Polda Jateng Musnahkan Narkotika dari 449 Kasus Periode April-Juni