
PERSIJA Jakarta kembali menambah amunisi mereka jelang kompetisi mendatang. Kali ini tim berjuluk Macan Kemayoran itu merekrut kiper tim nasional Indonesia Nadeo Argawinata guna memperkuat lini pertahanan mereka.
Tidak tanggung-tanggung mantan kiper Borneo FC itu dikontrak selama lima tahun atau hingga 2031 mendatang. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Persija menyerahkan pemainnya Aditya Warman dan Ibrah Ohorella.
Menurut Presiden Persija Mohamad Prapanca, pengalaman dan kualitas yang dimiliki Nadeo akan menjadi nilai tambah bagi tim dalam mengarungi musim depan yang penuh tantangan.
“Selamat datang Nadeo. Ia adalah salah satu penjaga gawang terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Pengalaman yang dimilikinya, baik di level klub maupun tim nasional, akan menjadi modal penting bagi Persija untuk mengarungi kompetisi musim ini. Kami percaya Nadeo akan memberikan kontribusi besar bagi Persija,” tutur Prapanca, dalam keterangan resminya.
Profil Nadeo
Nadeo mengawali karier profesionalnya bersama Borneo FC pada 2016. Berkat penampilannya yang impresif, ia pun dipercaya menjadi salah satu penjaga gawang utama di klub. Bahkan ia juga dipanggil untuk membela timnas Indonesia.
Pada 2020, Nadeo sempat bergabung dengan Bali United dan menjadi bagian penting dalam keberhasilan Serdadu Tridatu meraih gelar juara Liga 1 musim 2021/2022. Setelah tiga musim bersama Bali United, ia kembali ke Borneo FC.
Sementara itu, Nadeo mengaku senang bisa membela tim Ibu Kota. Ia pun siap bekerja keras membantu Macan Kemayoran meraih gelar.
“Sebuah kebanggaan bisa menjadi bagian dari Persija, salah satu klub terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang dan dukungan Jakmania yang luar biasa. Saya siap bekerja keras, memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan, dan berjuang bersama tim untuk meraih prestasi,” kata Nadeo.
Nadeo menjadi rekrutan kesepuluh Persija musim panas ini setelah Kerim Memija (Bosnia dan Herzegovina), Stjepan Loncar (Bosnia dan Herzegovina), Kyohei Yoshino (Jepang), Kwon Chang-hoon (Korea Selatan), Denis Kolinger (Kroasia), Radovan Pankov (Serbia), Aqil Savik, Victor Dethan, dan Pratama Arhan. (*/N-01)







