Rektor ITB Serahkan Huntara untuk Korban Longsor Cisarua

REKTOR Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Tatacipta Dirgantara menyerahkan satu unit hunian sementara (huntara) dan bantuan sembako bagi warga terdampak longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (19/2).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Desa Bangkit Cisarua, hasil kolaborasi Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, Rumah Amal Salman, Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, serta Ikatan Alumni ITB.

Program ini dirancang sebagai respons kemanusiaan terpadu bagi masyarakat terdampak longsor, mencakup fase tanggap darurat, pemulihan, rehabilitasi hingga rekonstruksi. Pendekatan yang digunakan mengedepankan teknologi tepat guna serta dukungan keahlian para pakar ITB.

Selain penyediaan huntara, program ini juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga, pemulihan psikososial, penyediaan akses air bersih, serta perbaikan infrastruktur dasar secara aman dan berkelanjutan.

BACA JUGA  ITB CEO Summit 2024, Wujudkan Kolaborasi Inovatif

Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyampaikan kehadiran ITB di Cisarua merupakan bagian dari misi perguruan tinggi untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah pada hari pertama Ramadan, kita menyaksikan bagaimana ITB hadir dalam kondisi bencana. Sejak November lalu di Sumatra, pada hari kedua bencana ITB sudah mengirimkan tim dan hingga kini masih bertugas di tiga provinsi,” ujarnya.

Pola kolaboratif

Ia menegaskan pola kerja kolaboratif antara dosen, mahasiswa, alumni, dan masyarakat menjadi model pengabdian yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Melalui program ini, lebih dari 250 warga menerima manfaat, termasuk 110 paket sembako, 35 paket obat-obatan, serta 40 layanan bantuan kesehatan. Tim juga menyediakan layanan ambulans, layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan asesmen pascabencana.

BACA JUGA  Kayu Hanyutan Dukung Huntara di Aceh dan Sumut

Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB, Prof. Dr.-Ing. Zulfiadi Zulhan, mengatakan sejak hari kedua bencana di Cisarua, ITB membentuk empat tim yang fokus pada manajemen risiko kebencanaan, kesehatan, permukiman, serta air dan sanitasi.

Ia berharap huntara yang diserahkan dapat menjadi awal pemulihan bagi warga terdampak. Ke depan, ITB juga berencana membangun sejumlah huntara tambahan di beberapa titik di Pasir Kuning.

Sementara itu, Ketua Tim Arsitek, Dr.-Ing. Andry Widyowijatnoko, menjelaskan desain huntara mengutamakan kecepatan pembangunan dan pemanfaatan material yang mudah diperoleh saat kondisi darurat.

Bantuan huntara dengan sistem reciprocal frame

Huntara berukuran 6 x 6 meter tersebut dirancang untuk menampung dua keluarga dengan total tujuh penghuni. Struktur bangunan menggunakan sistem reciprocal frame yang disederhanakan menjadi modul rangka, sehingga dapat dirakit dengan cepat.

BACA JUGA  Mentan Usulkan Ubah Pola Tanam untuk Mitigasi Longsor

“Huntara ini bisa dibangun hanya dalam dua hari. Sistemnya modular, sehingga panjang bangunan bisa diperluas sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Material yang digunakan juga memanfaatkan produk lokal guna mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

Bagi Ayi Kurniawan (43), warga yang rumahnya hanyut akibat longsor, bantuan huntara tersebut menjadi harapan baru.

“Fasilitas ini sangat membantu kami yang rumahnya sudah tidak ada. Kami senang dan bersyukur ITB datang langsung membantu ke Kampung Pasir Kuning,” ungkapnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Agrinas Impor 105 Ribu Kendaraan, DPR Soroti Dampaknya

BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara, pelaksana utama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP), akan mengimpor 105 ribu kendaraan komersial dari India pada 2026. Nilai pengadaan tersebut mencapai Rp24,66 triliun. Kontrak…

RI-AS Tandatangani Kesepakatan Tarif Dagang

PRESIDEN Amerika Serikat, Donald J. Trump, dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu di Washington, D.C., Kamis (19/2) untuk menggoalkan kesepakatan tarif dagang. Pertemuan kedua kepala negara untuk melakukan penandatanganan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Agrinas Impor 105 Ribu Kendaraan, DPR Soroti Dampaknya

  • February 20, 2026
Agrinas Impor 105 Ribu Kendaraan, DPR Soroti Dampaknya

Diguyur Hujan Semalaman, Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Banjir

  • February 20, 2026
Diguyur Hujan Semalaman, Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Banjir

RI-AS Tandatangani Kesepakatan Tarif Dagang

  • February 20, 2026
RI-AS Tandatangani Kesepakatan Tarif Dagang

Prabowo Saksikan 11 MoU Senilai US$38,4 Miliar

  • February 20, 2026
Prabowo Saksikan 11 MoU Senilai US$38,4 Miliar

Rektor ITB Serahkan Huntara untuk Korban Longsor Cisarua

  • February 20, 2026
Rektor ITB Serahkan Huntara untuk Korban Longsor Cisarua

Angkutan Lebaran 2026 Lebih Siap, Tol Prambanan Satu Arah

  • February 20, 2026
Angkutan Lebaran 2026 Lebih Siap, Tol Prambanan Satu Arah