Ekonomi DIY Tumbuh 5,95 Persen di Triwulan IV

BADAN Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada triwulan IV-2025, perekonomian DIY yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, tercatat sebesar Rp53,82 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan mencapai Rp33,84 triliun.

Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94 persen (y-on-y) dibandingkan triwulan IV-2024. Sepanjang 2025, ekonomi DIY mencatatkan pertumbuhan kumulatif sebesar 5,49 persen (c-to-c).

Sementara itu, secara kuartalan (q-to-q), ekonomi DIY pada triwulan IV-2025 tumbuh sebesar 3,45 persen dibandingkan triwulan III-2025.

Kinerja positif

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik DIY  Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan pertumbuhan ekonomi secara tahunan (y-on-y) didorong oleh kinerja positif hampir seluruh lapangan usaha.

Dari sisi produksi, ujarnya lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya (9,70 persen), Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (9,62 persen), serta Konstruksi (7,99 persen).

BACA JUGA  Neraca Perdagangan DIY September 2025 Tumbuh Positif

Dikatakan, lapangan usaha konstruksi menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi sebesar 0,90 persen terhadap total pertumbuhan PDRB.

Selain itu, Industri Pengolahan (5,82 persen), Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (7,15 persen), Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (4,28 persen), serta Informasi dan Komunikasi (5,68 persen) turut menopang pertumbuhan ekonomi DIY.

PMTB

Dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2025 (y-on-y) terutama didorong oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 9,36 persen dan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi dengan kontribusi 2,67 persen.

Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) tumbuh sebesar 4,89 persen, sementara ekspor dan impor masing-masing mengalami kontraksi sebesar 3,76 persen dan 4,23 persen.

BACA JUGA  Penurunan Penduduk Warga Miskin di Jabar belum Signifikan

Secara kuartalan (q-to-q), pertumbuhan ekonomi sebesar 3,45 persen tercermin dari peningkatan nilai PDRB atas dasar harga konstan dari Rp32,71 triliun pada triwulan III-2025 menjadi Rp33,84 triliun pada triwulan IV-2025.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi q-to-q terutama didorong oleh Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh 33,78 persen, diikuti PK-LNPRT (6,78 persen), PKRT (3,53 persen), dan PMTB (2,76 persen).

Rumah tangga

Sementara itu, ekspor barang dan  jasa mengalami kontraksi sebesar 2,90 persen.

“Struktur perekonomian DIY pada triwulan IV-2025 masih didominasi oleh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga dengan kontribusi sebesar 61,67 persen, diikuti oleh PMTB sebesar 37,44 persen,” ujarnya.

Dari sisi lapangan usaha, imbuhnya lagi sektor utama yaitu Industri Pengolahan; Konstruksi; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; serta Informasi dan Komunikasi mampu memberikan kontribusi hingga lebih dari separuh perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta atau sebesar 52,12 persen.

BACA JUGA  Kelompok Makanan dan Tembakau Picu Inflasi Jateng 0,19%

Meskipun kontribusi PDRB Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap perekonomian Pulau Jawa relatif kecil, yaitu sebesar 1,55 persen, pertumbuhan ekonomi DIY pada triwulan IV-2025 tercatat tertinggi di Pulau Jawa, baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, maupun secara kumulatif sepanjang tahun 2025. (AGT/N-1)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus