Brunei Tindaklanjuti Rencana Investasi Energi Terbarukan di Jateng

PROVINSI Jawa Tengah menerima kunjungan kehormatan dari keluarga Diraja Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah, Kamis (5/2).

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut rencana investasi Brunei Darussalam di sejumlah sektor strategis, dengan fokus awal pada energi terbarukan.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, kedua pihak membahas peluang kerja sama investasi, termasuk penandatanganan letter of intent (LoI) untuk pengembangan energi terbarukan di Jawa Tengah.

Minat investasi Brunei Darussalam mencakup sektor pengelolaan sampah, pertanian, energi terbarukan, serta sektor pendukung pembangunan berkelanjutan.

Butuh eksplorasi investasi

Keluarga Diraja Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah mengunjungi Jateng, Kamis (5/2). (Dok.Ist)

Ketertarikan tersebut sebelumnya telah disampaikan dalam pertemuan Pangiran Muda Abdul Qawi dan Gubernur Ahmad Luthfi pada akhir Desember 2025.

BACA JUGA  Penduduk Miskin di Jateng Menurun masih Butuh Percepatan

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, Jawa Tengah dengan 35 kabupaten/kota membutuhkan eksplorasi investasi berkelanjutan guna mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Karena itu, kami menyampaikan terima kasih atas minat investasi yang disampaikan oleh Pangiran Muda Abdul Qawi,” ujarnya.

Masalah sampah

Ia menambahkan, pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia mencapai nol sampah pada 2029. Pemerintah daerah dituntut lebih inovatif, salah satunya melalui kerja sama dengan investor.

“Saat ini pengelolaan sampah sudah berjalan di Banyumas Raya dengan sistem RDF dan Pekalongan Raya. Solo Raya masih menjadi tantangan dan sudah kami komunikasikan dengan Wali Kota Solo,” jelasnya.

BACA JUGA  Jateng Mampu Penuhi Target Produksi 11,8 Juta Ton Beras

Di sektor energi terbarukan, Pemprov Jateng menawarkan optimalisasi sejumlah waduk serta pengembangan energi bersih untuk mendukung Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan kawasan industri lainnya.

“KITB merupakan kawasan industri terbesar di Jawa Tengah. Di sana sudah terintegrasi industri, pariwisata, perumahan, hingga rencana pembangunan dry port. Ini peluang investasi yang sangat baik,” kata Ahmad Luthfi.

Ia juga membuka peluang kunjungan balasan ke Brunei Darussalam, baik untuk penandatanganan kerja sama lanjutan maupun bertemu pekerja migran asal Jawa Tengah yang bekerja di negara tersebut.

Aspek teknis

Sementara itu, Pangiran Muda Abdul Qawi menyampaikan bahwa selama berada di Jawa Tengah, dirinya telah mengunjungi sejumlah lokasi potensial, termasuk Candi Borobudur yang terakhir kali ia kunjungi sekitar 20 tahun lalu.

BACA JUGA  Jelang Arus Mudik, Pemilik PO Bus Pantura Jateng Mulai Benahi Armada Mereka

Ia juga telah mengajak delegasi Brunei Darussalam untuk membahas aspek teknis investasi bersama dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hingga akhir 2025, nilai investasi Brunei Darussalam di Jawa Tengah tercatat sekitar Rp5 miliar. Ke depan, peluang perluasan investasi terus dijajaki, mencakup sektor agroindustri, rantai pasok pangan halal, perikanan terpadu, cold chain logistics, serta layanan kesehatan berkonsep ramah lingkungan. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

SAAT memasuki usia ke-216 tahun, Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 menjadi bukti bahwa upaya reformasi birokrasi dan…

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

SEBANYAK 128 peserta dari 67 tim mengikuti kejuaraan olahraga domino bertajuk Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Minggu. Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

  • September 27, 2026
1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy