
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyalurkan bantuan kepada warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bantuan senilai Rp10 juta per kepala keluarga itu diberikan untuk mengontrak rumah selama dua bulan dan membiayai kehidupan sehari-hari.
Selama warga tinggal di rumah kontrakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun hunian tetap di lokasi yang aman bencana.
Dedi Mulyadi, juga telah memberikan bantuan senilai Rp1 juta kepada 134 kepala keluarga yang saat longsor terjadi berada di Kantor Desa Pasirlangu.
Sekda Jabar Herman Suryatman menambahkan, warga yang telah menerima bantuan uang dari gubernur telah meninggalkan tempat pengungsian dan mengontrak rumah. Sementara, masyarakat yang masih mengungsi di tempat pengungsian tetap menjadi perhatian Pemprov.
Lakukan pemetaan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang mendata lokasi rumah para pengungsi. Sejalan dengan pendataan itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memetakan lokasi yang rawan dan aman longsor di sekitar Desa Pasirlangu. Hasil pemetaaan tersebut akan dijadikan dasar untuk menentukan penempatan warga Desa Pasirlangu.
Pada bagian lain, Bupati KBB Jeje Ritchie Ismail mengatakan, pihaknya telah mendapatkan hasil pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Beberapa warga yang rumahnya masuk zona kuning dalam peta tersebut telah dipulangkan kembali ke rumahnya.
Sementara itu, masyarakat yang masuk zona rawan bakal direlokasi dan disediakan hunian sementara dan hunian tetap.
“Pemerintah daerah akan cari lahan untuk relokasi berdasarkan hasil pemetaan dari Badan Geologi bahwa lahan tersebut aman untuk dihuni,” ujar Jeje.
Ia mengimbau masyarakat di Kabupaten Bandung Barat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam karena curah hujan tinggi. Apabila tersapat tanda bahaya, segera evakuasi diri ke tempat yang aman. (RO/YY/N-01)







