Satpol PP Bongkar Pagar Perumahan Mutiara Regency

RATUSAN  anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sidoarjo membongkar pagar Perumahan Mutiara Regency, Kamis (29/1), meski sempat mendapat penolakan dari warga.

Sebanyak 210 personel Satpol PP dikerahkan ke lokasi dan mendapat dukungan 60 personel Polresta Sidoarjo, 30 anggota TNI, lima personel Polisi Militer, serta lima anggota Garnisun. Petugas juga membawa alat berat untuk merobohkan pagar tembok yang menjadi bagian dari sistem satu pintu (one gate system) perumahan tersebut.

Sejumlah warga sempat menghadang petugas dan terjadi aksi saling dorong. Namun karena jumlah aparat lebih banyak, petugas akhirnya berhasil masuk dan membongkar pagar akses tersebut.

Rencana pembongkaran sebenarnya telah lama bergulir, namun sebelumnya tertunda. Warga berupaya mempertahankan pagar karena menganggap tembok tersebut merupakan bagian dari konsep awal perumahan dengan sistem satu pintu.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga dan Pemkab Kendal Cek Isi Tabung Elpiji 3 kg

Situasi sempat memanas ketika warga menyampaikan protes. Meski demikian, pembongkaran tetap dilanjutkan hingga pagar tembok tersebut roboh.

Salah satu warga, Nining, mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Ia menyebut warga membeli rumah di kawasan itu karena konsep satu pintu yang dinilai lebih aman.

“Kami sudah tinggal di perumahan ini selama 22 tahun. Dari awal konsepnya memang one gate. Kami beli rumah di sini karena sistemnya satu pintu, jadi lebih aman dan tertutup,” ujarnya.

Bongkar pagar sepihak

Menurutnya, pembukaan akses tersebut mengubah karakter perumahan dan tidak sesuai dengan konsep awal saat dipasarkan.

“Kalau pagar ini dibuka, ini bukan lagi perumahan one gate. Kami kecewa karena tidak ada kesepakatan dengan warga. Tiba-tiba dibongkar seperti ini,” katanya.

BACA JUGA  Tim gabungan dan Bea Cukai Tasikmalaya Sita 65 Ribu Rokok Ilegal

Warga menilai pembongkaran dilakukan secara sepihak dan berharap pemerintah daerah memfasilitasi dialog lanjutan agar solusi yang diambil mempertimbangkan kepentingan penghuni lama maupun akses lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Sidoarjo Yany Setyawan mengatakan pembongkaran dilakukan atas perintah bupati untuk membuka akses jalan guna mengurangi kemacetan di Jalan Banjarbendo.

“Pembongkaran pagar untuk mengurangi kemacetan di Jalan Banjarbendo. Sebelumnya tahapan sudah dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya dan telah ada kesepakatan Forkopimda,” ujar Yany.

Ia menambahkan, secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar. “Alhamdulillah kegiatan akhirnya berjalan lancar,” katanya. (OTW/S-01)

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Gelar Pilkades Serentak 2026 di 80 Desa

Siswantini Suryandari

Related Posts

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Amphibi Jatim Tawarkan Penanganan Sampah dengan Mesin Extruder

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menawarkan teknologi mesin extruder kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai solusi menekan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tawaran…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan