Dua Orang di DIY Meninggal akibat Tertimpa Pohon Tumbang

WILAYAH Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang sejak Jumat malam lalu. Situasi dan kejadian itu dipicu oleh aktivitas angin kencang di lapisan udara atas yakni 925 mb (762 meter) di sekitar wilayah Jawa dengan kecepatan berkisar antara 10 – 45 Knots (18 – 83 km/jam). Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis ‘Luana’ di Sekitar Pantai Barat Laut Australia.

Pada Sabtu siang, di Kabupaten Sleman, angin kencang menyapu 11 kapanewon yang menyebabkan dua orang yang berboncengan sepeda motor meninggal di tempat kejadian karena tertimpa pohon tumbangdi areal Universitas Gadjah Mada di Jalan Baru Notonegoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman

BACA JUGA  Potensi Hujan Selama 3 Hari di Daerah Istimewa Yogyakarta

Pohon dengan diameter bagian bawah hampir dua meter itu tumbang ke arah jalan sehingga menyebabkan jalan tersebut tertutup. Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

Lakukan evakuasi

Korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut berinisial S, 60 tahun dan cucunya AA yang berusia 6 tahun. Keduanya adalah warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Setelah menerima laporan, Polresta Sleman segera menerjunkan tim bergabung dengan unsur Basarnas Sleman, Damkar UGM, TNI serta masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi.

Angin kencang di Sleman ini tercatat pula 62 pohon tumbang, 14 akses jalan terganggu, jaringan listrik di 13 titik putus, 35 rumah rusak, 6 kendaraan rusak dan 1 jaringan internet terputus.

BACA JUGA  KAI Commuter Yogyakarta Angkut 570.459 Penumpang selama Nataru

Titik kejadian

Sementara di Kota Yogyakarta dilaporkan 16 titik terdampak di 8 Kemantren Mergangsan, Kotagede, Gondomanan, Gedongtengen, Jetis, Umbulharjo, Kraton, Gondokusuman dengan dampak 14 pohon tumbang, 1 tempat usaha, 1 tower.

Di Kabupaten Bantul 8 titik kejadian di 3 Kapanewon: Banguntapan, Sewon dan Pleret. Berdampak 7 Pohon tumbang, 1 rumah rusak, 1 akses jalan nasional. Di Kabupaten Kulon Progo 1 titik di Kapanewon Kalibawang, 1 rumah rusak dan 1 pohon tumbang serta di Kabupaten Gunungkidul nihil kejadian. (Agt/N-02)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari