Warga Dukung Pemkot Tangani Tunawisma Tertib

RENCANA Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung untuk melakukan penertiban dan penanganan tunawisma mendapat respons beragam dari warga.

Secara umum, masyarakat menyatakan setuju dengan upaya penertiban. Selain berdampak pada ketertiban dan keindahan kota, persoalan ini juga menyentuh aspek kemanusiaan yang memerlukan penanganan menyeluruh dan berkelanjutan.

Salah seorang tunawisma, Sri (43) mengaku, merantau ke Bandung untuk mencari pekerjaan demi menghidupi anaknya. Namun keterbatasan kesempatan kerja membuatnya terpaksa bertahan hidup di jalanan.

“Saya merantau karena mau cari kerja, tapi susah. Yang penting bisa ngasih nafkah buat anak,” tuturnya saat ditemui di kawasan Saparua.

Sri mengaku saat ini kerap tidur di trotoar dan berpindah-pindah lokasi, seperti di kawasan Jalan Banda dan Jalan Riau. Ia berharap pemerintah dapat membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam pemenuhan hak pendidikan anak-anak.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Kaji Vasektomi untuk Penerima Bansos

Bisa membahayakan

“Harapan saya, pemerintah bisa membantu orang-orang yang enggak mampu, supaya anak-anak bisa tetap sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Sejumlah warga menilai keberadaan tunawisma di ruang publik, seperti trotoar dan pinggir jalan, menimbulkan ketidaknyamanan serta berpotensi membahayakan.

Syahrul, warga Tubagus Ismail, mengatakan tunawisma yang berada di pinggir jalan dapat mengganggu keselamatan lalu lintas. “Kalau di pinggir jalan itu rawan, takutnya kenapa-kenapa. Jadi penertiban memang perlu supaya lebih tertib,” tandasnya.

Meski mendukung penertiban, Syahrul berharap langkah tersebut harus dibarengi dengan solusi konkret bagi para tunawisma. Menurutnya, penyediaan hunian terjangkau dan pelatihan kerja menjadi kebutuhan utama.

“Mereka jangan cuma dipindahin. Harus dikasih solusi, misalnya rumah susun, rumah subsidi, atau pelatihan kerja supaya punya penghasilan,” ucapannya.

BACA JUGA  Atasi Masalah Sampah, Pemkot Bandung Terapkan Teknologi Termal

Pendapat serupa juga disampaikan Ayu, warga Ciwasta. Ia menyebut kondisi tersebut memengaruhi kesan pertama wisatawan.

Solusi jangka panjang

“Kalau menurut saya pribadi agak mengganggu, apalagi buat wisatawan. Jadi kesannya kurang bagus karena banyak tunawisma di pinggir jalan,” jelasnya.

Meski demikian, Ayu mendukung rencana penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung dengan catatan disertai solusi jangka panjang.

Ia menyebut perlunya penyediaan fasilitas hunian dan pelatihan kerja. “Setuju ditertibkan, tapi harus dibarengi dengan pemberdayaan. Dikasih rumah susun, pelatihan-pelatihan, supaya mereka bisa mandiri,” paparnya.

Pendapat serupa disampaikan Tintin, warga Bandung lainnya yang menilai persoalan tunawisma bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga masalah sosial yang membutuhkan empati.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Siapkan Langkah Darurat Tangani Bencana

“Keindahan kota memang terganggu, tapi kasihan juga mereka. Kalau ditertibkan harus dikasih tempat dan pekerjaan,” tuturnya.

Lapangan kerja

Dampak keberadaan tunawisma juga dirasakan oleh petugas lapangan. Seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mengungkapkan, aktivitas tunawisma kerap menghambat proses pembersihan area publik.

Ia berharap pemerintah dapat membuka akses pekerjaan bagi tunawisma agar mereka memiliki penghasilan tetap dan tidak lagi bertahan hidup di jalanan. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League