Masuk 2026 Superflu di Jawa Barat Tak Ditemukan Lagi

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar memastikan kasus yang belakangan dikenal di masyarakat sebagai superflu atau Influenza tipe A H3N2 sudah tidak ditemukan lagi di wilayah Jawa Barat hingga Januari 2026.

Seluruh kasus yang tercatat sepanjang 2025 dipastikan telah tertangani dengan baik. Para pasien kini dinyatakan pulih dan berada dalam kondisi sehat.

Kepala Dinkes Jabar dr. Vini Andiani Dewi menjelaskan, selama periode Agustus hingga Oktober 2025 tercatat sebanyak 10 kasus Influenza tipe A H3N2 di Jawa Barat. Namun, jumlah tersebut terus menurun dan tidak ditemukan kasus baru setelah Oktober 2025.

“Setelah Oktober 2025 tidak ada lagi laporan kasus baru. Semua pasien sudah sembuh,” ujar Vini.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Gandeng Usaid Edukasi Warga Cegah TB

Meski demikian, Dinkes Jabar belum dapat merinci sebaran wilayah kasus karena data yang diterima berasal dari laporan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung tanpa keterangan domisili pasien secara detail.

“Itu berdasarkan laporan RSHS, sehingga tidak diketahui secara pasti pasien berasal dari daerah mana saja,” jelasnya.

Vini menegaskan, istilah superflu bukan merupakan istilah medis. Secara ilmiah, penyakit tersebut adalah Influenza tipe A H3N2. Istilah superflu berkembang di masyarakat karena durasi gejala yang dialami penderita cenderung lebih lama dibandingkan flu biasa, terutama pada kelompok rentan.

“Flu biasa umumnya sembuh dalam tiga sampai empat hari. Influenza tipe A H3N2 keluhannya bisa lebih lama, bahkan hingga satu bulan pada kelompok rentan. Dari situlah muncul istilah superflu,” paparnya.

BACA JUGA  214 Kasus ISPA Dipicu HMPV Ditemukan di Jakarta

Ia juga memastikan tingkat fatalitas Influenza tipe A H3N2 jauh lebih rendah dibandingkan Covid-19. Hingga kini, tidak ada laporan kematian akibat virus tersebut di Jawa Barat.

“Penularannya memang melalui droplet, tetapi tidak berpotensi menjadi kejadian luar biasa maupun pandemi. Vaksin influenza juga sudah tersedia dan bisa diakses secara mandiri,” tambahnya.

Superflu di Jawa Barat mereda

Dinkes Jabar mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga protokol kesehatan, serta melakukan vaksinasi influenza setahun sekali sebagai langkah pencegahan.

Menurut Vini, Influenza tipe A H3N2 termasuk penyakit saluran pernapasan yang bersifat self-limited, yakni dapat sembuh dengan sendirinya apabila daya tahan tubuh dalam kondisi baik.

BACA JUGA  Mengapa Batuk Berdahak? Begini Penjelasannya

“Jika sakit, sebaiknya istirahat cukup, melakukan isolasi mandiri, dan memperbanyak asupan bergizi,” ujarnya.

Meski kasus telah mereda, Vini mengingatkan agar perhatian khusus tetap diberikan kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, penderita penyakit penyerta, dan balita, karena berisiko mengalami gejala yang lebih berat.

“Baik influenza tipe A H3N2 maupun penyakit lainnya akan berdampak lebih berat pada kelompok rentan,” pungkasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara