Menteri PPPA Apresiasi Fasilitas Ramah Ibu dan Anak di Stasiun

MENTERI PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Arifatul Choiri Fauzi  mengapresiasi komitmen KAI dalam mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah Ibu dan anak.

Hal itu dikatakan Choiri saat mengunjungi Stasiun Yogyakarta pada Jumat (26/12). Di Stasiun Yogyakarta, Menteri PPPA meninjau kondisi pelayanan mulai dari ruang runggu, ruang laktasi, area bermain anak, lounge, dan menyapa para penumpang kereta api khususnya anak-anak, ibu, dan lansia.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi KAI berupa fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI yang memungkinkan penumpang perempuan dapat mengetahui posisi tempat duduk mana yang diisi oleh penumpang perempuan dan laki-laki sehingga bisa memilih tempat duduk yang sesuai dengan kebutuhan. Ini merupakan salah satu terobosan untuk menjawab kebutuhan pelanggan sehingga makin nyaman saat menggunakan kereta api,” ujar Menteri PPPA.

BACA JUGA  126 Ribu Lebih Penumpang KA, Naik dan Turun di Daop 6 Selama Libur Idul Adha

Permaian tradisional

Menteri PPPA juga mengapresiasi fasilitas ruang laktasi dan area bermain anak yang sudah disediakan di stasiun-stasiun besar di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Menteri PPPA juga meminta agar ruang bermain di stasiun juga dapat dilengkapi dengan permainan-permainan tradisional sehingga menambah alternatif permainan yang memperkenalkan anak-anak generasi masa kini dengan permainan tradisional yang sarat dengan kearifan lokal.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa KAI Daop 6 berkomitmen menyediakan pelayanan yang aman, nyaman dan ramah Ibu dan anak. KAI Daop 6 telah menyediakan fasilitas Ruang Laktasi di seluruh stasiun pelayanan penumpang yakni 15 Stasiun Daop 6 dan Stasiun KCI, Ruang Bermain anak di 4 stasiun besar yakni Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, dan Pos Kesehatan, 35 Tenaga Kesehatan serta 51 RS Mitra KAI.

BACA JUGA  Pertunjukkan Barongsai di Stasiun Yogyakarta Sambut Imlek

Pelecehatan seksual

Feni juga menyampaikan bahwa untuk menambah rasa aman dan nyaman, Daop 6 telah menyediakan berbagai kanal pelaporan dan mekanisme penanganan cepat apabila terjadi dugaan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kereta api.

“Jika penumpang melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas di stasiun, kondektur, atau melalui Contact Center 121. Petugas keamanan kami juga aktif dan responsif untuk melakukan penyisiran beberapa menit sekali ke masing-masing kereta penumpang untuk memastikan semua penumpang dalam keadaan aman dan nyaman saat menggunakan jasa kereta api,” ujar Feni.

Black List

KAI Daop 6 juga mengimbau kepada pengguna KA jika terjadi indikasi pelecehan di lingkungan kereta api dapat segera melapor kepada petugas keamanan atau petugas KAI terdekat. KAI juga memberikan sanksi tegas kepada para pelaku kejahatan seksual di lingkungan kereta api dengan memblack list oknum tersebut sehingga tidak dapat menggunakan kereta api dalam jangka waktu 20 tahun.

BACA JUGA  KAI Daop 6 Simpan Barang Tertinggal Milik Penumpang

KAI Daop 6 akan terus berkomitmen mewujudkan perjalanan kereta api sebagai ruang yang aman dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk kaum perempuan, ibu dan anak. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

MULAI hari ini, pengunjung Candi Borobudur bisa memilih untuk menetralkan emisi karbon dari perjalanannya, cukup dengan satu pilihan tambahan saat membeli tiket masuk. Pilihan itu dihadirkan melalui Inisiatif Strategis Dekarbonisasi…

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

FILM dokumenter pendek berjudul “The Candles From The Edge” yang disutradarai oleh Aru Dewangga, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis