Permintaan BBM dan Gas Selama Libur Nataru Diprediksi Naik

KONSUMSI seluruh jenis BBM pada masa Nataru yang berlangsung 15 Desember 2025 – 7 Januari 2026 kecuali jenis Gasoil diperkirakan naik, termasuk konsumsi gas LPG (elpiji) bersubsidi maupun nonsubsidi.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto di Yogyakarta, menjelaskan untuk jenis gasoline (bensin) diperkirakan mengalami kenaikan hingga 6,7% dibanding rerata normal yang sebesar 1.889 kilo liter per hari. Sedangkan konsumsi jenis Gasoil (diesel) mengalami penurunan -0,2% dari rerata harian atau 547 kilo liter per hari.

“Konsumsi BBM Kereta Api, baik untuk kereta penumpang ataupun non-penumpang, diprediksi mengalami kenaikan sebesar 3,49% atau sebesar 4,4 kilo liter, dari rerata normal harian 125,97 kilo liter menjadi 130,37 kilo liter,” katanya.

Kenaikan konsumsi, tambahnya juga terjadi pda Avtur untuk penerbangan. Koinsumsi Avtur katanya diperkirakan akan naik hingga 1,6% dari rerata normal harian sebesar 331 kilo liter.

BACA JUGA  Jelang Libur Nataru, Harga Cabai dan Sayuran Mulai Merangkak Naik

Pergeseran prilaku

Tabung gas melon. (Dok.Pertamina Patra Niaga)

Kenaikan konsumsi Pertamax Series sebesar 18,5% dan Dex Series sebesar 34,9% pada Satgas Nataru 2024 lalu, katanya mencerminkan pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berorientasi pada rasa aman.

“Masyarakat kini tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga pengalaman berkendara yang lebih tenang, mesin lebih terjaga, dan risiko mogok yang bisa dihindari, terutama saat perjalanan jarak jauh sehingga cenderung memilih BBM berkualitas. Sehingga penggunaan BBM nonsubsidi di momen Nataru dipersepsikan sebagai bentuk perlindungan dan investasi kenyamanan selama perjalanan,” katanya.

Sementara konsumsi gas elpiji (LPG) diprediksi naik 1,6% dari konsumsi normal harian 545 metrik ton per hari. Konsumsi ini terdiri dari elpiji 3 kilogram naik 0,58% dari konsumsi normal harian sebesar 504 metrik ton per hari, elpiji nonsubsisi naik 13,8% dari konsumsi normal harian 41 metrik ton per hari.
Seluruh data tersebut di atas, ujarnya didasarkan pada konsumsi normal pada bulan September – Oktober 2025.

BACA JUGA  KAI Logistik Siap Angkut Motor Selama Libur Nataru

Satgas Nataru

Menghadapi masa Nataru ini, ujarnya Pertamina melakukan kinerja ekstra dengan membentuk Satgas Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai tanggal 13 November 2025 – 11 Januari 2026. Satgas, ujarnya akan memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur, baik BBM maupun LPG, serta keadaan khusus emergency lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi.

Guna mendukung kelancaran perjalanan selama periode Nataru, katanya Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah menambah layanan berupa 5 Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) dan PDS Bright Gas 15 Outlet, yang akan siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan konsentrasi pemudik, serta destinasi wisata utama di DIY. Kedua layanan tersebut untuk memangkas jarak supply dan mendekatkan energi ke konsumen.

BACA JUGA  Jelang Libur Lebaran Konsumsi BBM Naik hingga 250% di Ruas Tol Jawa Tengah

Selain itu, katanya menambah 6 unit layanan Modular BBM (Dispenser BBM Portable) guna memecah antrian dan menambah pasokan BBM di titik-titik kritis rawan.

Gangguan cuaca

Ia menambahkan lagi, pihaknya juga siaga terhadap adanya gangguan cuaca dan bencana alam yang dapat mengganggu distribusi termasuk melakukan penebalan stok selama kurang lebih 14 Hari di lembaga penyalur yang berlokasi di remote area. Serta menyiagakan seluruh instalasi Pertamina maupun lembaga penyalur utamanya terhadap faktor safetynya.

“Pola alternatif dan emergency supply kita siapkan dari segala penjuru supply point BBM dan LPG untuk mengantisipasi terputusnya distribusi akibat faktor tersebut,” ujarnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

SATRESKRIM Polresta Sidoarjo membekuk YH,34, pelaku pencurian dua brankas milik perusahaan otobus (PO) pariwisata DPW Purnama, Buduran, Sidoarjo. Ironisnya, pelaku adalah kernet bus perusahan tersebut. Ia beraksi saat rekan-rekannya lengah…

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis