Buruh Jabar Tuding Jiwa Sosial Dedi Mulyadi Hanya di Konten

PARA buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate Kota Bandung pada Kamis (18/12) sekitar pukul 13.20 WIB. Aksi itu untuk mendesak Pemerintah Provinsi segera menetapkan upah 2026. Mereka juga kecewa terhadap kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jabar yang hanya berjiwa sosial tinggi di media sosial (medsos)

“Kami kecewa pada gubernur, melihat konten-konten Gubernur Dedi Mulyadi di medsos yang berjiwa sosial tinggi dan memperbesar harapan bahwa gubernur dapat berpihak pada buruh. Tapi seiring waktu sejak dilantik, ternyata gubernur begitu sulit ditemui,” ungkap Ketua Aliansi Buruh Jabar, Ajat Sudrajat.

Menurut Ajat, selama menjadi gubernur, Dedi baru sekali mau bertemu dengan pimpinan serikat buruh. Itupun pertemuannya terkesan hanya formalitas karena apa yang tersampaikan oleh gubernur, tidak ada tindak lanjutnya. Tak cuma itu, gubernur juga dianggap hanya menunggu putusan Pemerintah Pusat dalam menentukan formulasi perhitungan upah minimum.

BACA JUGA  DPD Partai NasDem Tasikmalaya Cari Figur Bupati Pilihan Rakyat

Kebutuhan riil buruh

Demo buruh. (Dok.IG)

“Padahal kalau merujuk pada amar putusan MK Nomor 168 tahun 2023, seharusnya gubernur mendorong Dewan Pengupahan Daerah untuk merumuskan kebijakan pengupahan sehingga menjadi bahan bagi Pemerintah Pusat untuk menetapkan kebijakan pengupahan,” paparnya.

Namun lanjut Ajat, itu tidak dilakukan Dedi hingga akhirnya Pemerintah pusat mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai regulasi yang mengatur Pengupahan 2026. Formulasi perhitungan upah minimum yang tertuang dalam PP tersebut, ternyata belum mencerminkan pemenuhan kebutuhan riil buruh.

“Di PP itu malah dengan mencantumkan indeks tertentu (alfa) yang menjadi pengurang padahal kita tahu bahwa harga-harga kebutuhan pokok tahun depan akan naik. PP yang diterbitkan Pemerintah pun, tetap memposisikan upah buruh sebagai variabel ekonomi bukan sebagai hak dasar dan instrumen keadilan sosial,” terangnya.

BACA JUGA  Kemenhaj Jabar Pastikan Jemaah Umrah Mereka Aman

Negara, kata dia, masih menempatkan posisi buruh sebagai penyangga krisis bukan sebagai subjek pembangunan. Di sisi lain Dedi Mulyadi tidak memiliki program jelas untuk memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di Jabar.

Blokade jalan

Dari pantauan di lapangan, massa aksi datang dengan berjalan kaki dari Monumen Perjuangan, tak jauh dari Gedung Sate. Mereka datang sambil membawa bendera dan spanduk bertuliskan poin-poin tuntutan mereka.

Massa aksi juga sempat menutup Jalan Diponegoro, depan Gedung Sate menggunakan tiga mobil komando yang digunakan untuk menyampaikan orasi secara bergantian. Sejumlah anggota kepolisian pun bersiaga di sekitar lokasi aksi. Cuaca di sekitar nampak mendung dan sempat turun hujan tidak menyurutkan para buruh untuk tetap berdiri di halaman Gedung Sate.

Berikut Tntutan dari ALiansi Buruh Jabar

1. Tetapkan UMK dan UMSK di seluruh Jawa Barat dengan konsep :
a. Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak pekerja/buruh.
b. Menunjang peningkatan daya beli masyarakat Jawa Barat
c. Meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh beserta keluarganya.
d. Menjadi solusi terhadap Disparitas Upah di tingkat Kabupaten/Kota
2. Jalankan komitmen pertemuan di Lembur Pakuan, sebagai berikut :
a. Mengakomodir program peningkatan kapasitas serikat pekerja/serikat buruh melalui dana APBD untuk kepentingan pembangunan ketenagakerjaan di Jawa Barat;
b. Memberikan perhatian terhadap bidang ketenagakerjaan khususnya dalam mengantisipasi dampak PHK dan kekerasan terhadap pekerja/buruh perempuan;
c. Membuka ruang diskusi secara rutin dengan para pimpinan serikat pekerja/serikat buruh dalam rangka meningkatkan pembangunan ketenagakerjaan yang lebih baik. (zahra/N-01)

BACA JUGA  SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Dimitry Ramadan

Related Posts

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

SRI Sultan Hamengku Buwono X, menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Saya Presiden Republik Indonesia kepada 360 PNS atas pengabdian selama 10, 20 dan 30 tahun. Dalam kesempatan itu Gubernur mengingatkan…

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

DAMPAK erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas hingga memicu gangguan penerbangan. Sebanyak 54 jadwal penerbangan rute Bandara Internasional Juanda menuju Jakarta terpaksa dibatalkan hingga Senin siang demi keselamatan. ​Kondisi tersebut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

  • September 7, 2026
360 PNS DIY Menerima Satyalancana

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

  • September 7, 2026
Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

  • September 7, 2026
Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik, Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

  • September 7, 2026
8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik,  Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

  • September 7, 2026
Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan

  • September 7, 2026
Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan