BPBD Jabar Petakan Daerah Rawan Banjir dan Longsor

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) memetakan sejumlah wilayah rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, berdasarkan Kajian Risiko Bencana (RKB) terbaru. Setiap daerah memiliki karakteristik kerawanan berbeda sesuai kondisi geografisnya.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat, mengatakan potensi longsor banyak ditemukan di wilayah Jabar bagian selatan. Adapun wilayah utara lebih rentan banjir karena didominasi dataran rendah. Sementara itu, kawasan Bogor dan Bandung memiliki potensi banjir maupun longsor.

“Seperti longsor yang terjadi di Kecamatan Banjarwangi, Garut, pekan lalu. Curah hujan tinggi menyebabkan material menutup badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas,” ujar Hadi, Sabtu (29/11).

BACA JUGA  Kajian Risiko Bencana tidak Semua Daerah Punya

Hadi menjelaskan BPBD Jabar memantau kondisi cuaca secara real-time dan berkoordinasi dengan BMKG, terutama setelah Pemprov Jabar menetapkan status siaga darurat. Status ini memastikan seluruh personel dan peralatan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota siaga penuh menghadapi musim hujan.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026. Warga diminta memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan BPBD Jabar.

“Bagi warga bantaran sungai, awasi kondisi tanggul dan segera lakukan evakuasi ke tempat aman bila hujan berlangsung lebih dari satu jam. Sementara warga di daerah perbukitan perlu mengenali tanda-tanda awal longsor,” katanya.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jabar, Teguh Rahayu, menambahkan suhu permukaan laut di perairan Jabar masih cukup hangat sehingga memicu pertumbuhan awan hujan. “Jabar, termasuk Bandung Raya, telah memasuki musim hujan dengan puncak bervariasi antara November 2025 hingga Maret 2026,” ujarnya. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Pemkot Bandung Petakan Wilayah Utara dan Timur Rawan Longsor 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

SATRESKRIM Polresta Sidoarjo membekuk YH,34, pelaku pencurian dua brankas milik perusahaan otobus (PO) pariwisata DPW Purnama, Buduran, Sidoarjo. Ironisnya, pelaku adalah kernet bus perusahan tersebut. Ia beraksi saat rekan-rekannya lengah…

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis