
GUBERNUR Maluku Utara Sherly Tjoanda menyatakan kekagumannya terhadap berbagai inovasi layanan yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mulai dari pelayanan publik, produk UMKM, hingga pendidikan.
Hal itu disampaikan Sherly seusai beraudiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen di ruang kerja Gubernur Jateng, Rabu (19/11). Kunjungan tersebut dilakukan di sela rangkaian agenda kerjanya di sejumlah wilayah Jateng sebagai Duta Posbankum.
“Saya berkunjung ke sekolah-sekolah, termasuk SMK Negeri 7 Semarang yang terbaik di tingkat nasional. Kemudian melanjutkan ke kantor gubernur dan diterima Pak Wagub untuk melihat bagaimana pemerintah Jawa Tengah melayani masyarakat,” ujarnya.
Saat berada di ruang kerja Gubernur Jateng, Sherly turut meninjau aplikasi pengaduan masyarakat dan layanan Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN). Ia juga menanyakan langsung kepada Gus Yasin mengenai makna filosofi ‘Ngopeni Nglakoni‘ yang berarti memelihara dan menjalankan.
Peluang kerja sama

Berbagai hal turut dibahas, mulai dari tata kelola pengaduan, alur penyelesaian masalah masyarakat, hingga peluang kerja sama perdagangan antardaerah. Sherly menyebut, rencana sinergi Maluku Utara–Jawa Tengah sebenarnya sudah pernah mengemuka pada pertemuan di Kepri pada April lalu.
“Pada pertemuan itu sudah dibahas apa saja yang bisa dikerjasamakan antar dua provinsi,” katanya.
Menurutnya, salah satu peluang besar terletak pada pengembangan produksi gula semut, mengingat Maluku Utara memiliki potensi kelapa yang sangat besar.
Dalam audiensi tersebut, Wagub Jateng didampingi jajaran Dinas Koperasi UMKM, Dispermades, dan Diskominfo Provinsi Jawa Tengah. (Htm/N-01)










