Kemensos Beri Santunan Korban Longsor Trenggalek

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan dan melakukan asesmen bagi korban tanah longsor di Dusun Banaran, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang terjadi pada Sabtu malam (1/11).

Longsor dipicu hujan deras selama hampir delapan jam yang menyebabkan tebing setinggi 30 meter runtuh dan menimpa rumah milik Sarip (60). Empat anggota keluarganya meninggal dunia, sementara satu orang lainnya selamat dengan luka patah tulang kaki.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan memastikan Kemensos segera menyalurkan bantuan.

“Kami sudah minta segera dilakukan asesmen, pendataan, serta verifikasi agar bantuan, termasuk santunan, dapat segera disalurkan kepada keluarga korban,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Minggu (2/11).

BACA JUGA  Tanah Longsor di Trenggalek Tewaskan 4 Orang

Dari hasil asesmen awal, Kemensos menyiapkan santunan ahli waris sebesar Rp60 juta untuk empat korban meninggal dunia dan Rp5 juta untuk korban luka.

Selain santunan, Kemensos bekerja sama dengan pemerintah daerah, Tagana, BPBD, TNI-Polri, dan Basarnas dalam penanganan di lapangan. Upaya yang dilakukan meliputi evakuasi korban tertimbun, pencarian korban selamat, pendataan kerusakan rumah, serta penyaluran bantuan logistik dari Gudang Induk Kemensos.

Korban selamat bernama Wiji (38) telah dievakuasi ke RSUD Trenggalek dan mendapat perawatan medis. Seluruh korban meninggal dunia juga telah ditemukan dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait agar penanganan pascabencana berjalan cepat serta memastikan keluarga korban mendapat pendampingan penuh,” tambah Gus Ipul.

BACA JUGA  Kepala Daerah Hasil Pilkada Harus Dukung Program Pemerintah

Kemensos masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kerusakan rumah dan kebutuhan mendesak warga terdampak. Pemantauan terus dilakukan guna memastikan perlindungan dan dukungan berkelanjutan bagi para korban. (*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

POLISI meringkus tiga pria asal Surabaya karena menipu sejumlah anak di bawah umur dengan membawa kabur sepeda motor mereka Komplotan itu memakai modus pura-pura mencari anggota keluarga yang hilang sehingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik