Sampah di Kawasan Wisata Samosir Dibebankan ke Pelaku Usaha

TINGGINYA biaya pengelolaan sampah di kawasan wisata Pasir Putih Parbaba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, terus menjadi sorotan masyarakat, terutama para pelaku usaha. Kebijakan pengelolaan sampah dinilai belum efektif dan malah membebani mereka yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Berdasarkan pantauan Mimbar Nusantara pada Kamis (23/1), setiap pengunjung yang memasuki kawasan wisata dikenakan tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang, yang disetor sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, sampah yang dihasilkan pengunjung, seperti plastik dan botol kemasan, menjadi masalah tersendiri. Hal itu lantaran pengelola usaha kesulitan menangani limbah tersebut.

“Sebagai pelaku usaha, tidak mungkin kami meminta pengunjung membawa pulang sampah. Mereka sudah membayar tiket masuk, tapi sampah yang mereka tinggalkan menjadi tanggung jawab kami,” ujarseorang pelaku usaha.

BACA JUGA  Pawai Akbar Sambut Idul Fitri 1446 H di Doloksanggul

Ia menilai pemerintah daerah harus lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah ini, mengingat pengunjung sudah memberikan kontribusi melalui tiket masuk. Namun, pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup disebut tidak rutin, sehingga seringkali sampah menumpuk dan mengganggu kenyamanan.

Tak terawat

Di sisi lain, kondisi fasilitas pengangkutan sampah di Samosir juga menjadi sorotan. Di sekitar kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir, terlihat puluhan bak sampah dan kendaraan viar untuk pengangkutan limbah yang dibiarkan menjadi barang rongsokan.

Warga dan pelaku usaha mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan terkait biaya perawatan dan status fasilitas tersebut. Mereka juga berharap pemerintah daerah lebih serius menangani permasalahan kebersihan, mengingat kebersihan adalah faktor penting dalam mendukung sektor pariwisata.
(Satu/N-01)

BACA JUGA  DLH Kota Bandung Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80  2026 di Alun-Alun Garut, Rabu (1/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian Polri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan…

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

DALAM rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo membagikan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada masyarakat dan pengemudi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

  • July 2, 2026
Lolos dari Hadangan Kongo, Inggris Ditunggu Meksiko di Babak 16 Besar

Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

  • July 2, 2026
Waktu Pelatihan SPPI KDKMP Dipangkas dan Fokus ke Manajerial

PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

  • July 2, 2026
PON 2028 Bakal Digelar di Tiga Provinsi

Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

  • July 2, 2026
Juarai AVC Men’s Cup, Timnas Voli Diharap Terus Tingkatkan Prestasi

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri