Pemprov Jateng Perluas Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) berupaya memperluas jangkauan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mengendalikan curah hujan dan meminimalkan risiko banjir di seluruh kabupaten/kota.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas C. Penangguhan, mengatakan TMC terbukti cukup efektif menekan risiko banjir di wilayah rawan. Selama lima hari pelaksanaan operasi, banjir di Semarang dan Demak mulai menunjukkan penurunan.

“Biasanya laporan bencana datang dari banyak tempat. Tapi kali ini tidak semua daerah mengalami kejadian, dan kalaupun ada, skalanya lokal,” ujar Bergas usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (29/10).

Ia menyebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam waktu dekat akan menambah satu pesawat modifikasi cuaca. Saat ini baru satu unit yang beroperasi di wilayah Pantura, seperti Semarang dan Demak.

BACA JUGA  Cuaca Ekstrem Diprediksi Landa Jawa Tengah 16-23 Desember

Dengan tambahan armada, cakupan operasi TMC bisa diperluas ke wilayah Solo Raya dan Jateng bagian selatan, sehingga mitigasi banjir dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Semua daerah rawan bencana akan dilakukan modifikasi cuaca. Karena satu pesawat masih kurang, maka akan ditambah,” imbuhnya.

Bergas menjelaskan, posko operasi TMC berada di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang. Pesawat akan beroperasi berdasarkan pergerakan awan yang dipantau dari prakiraan cuaca BMKG.

TMC di Jawa Tengah telah berlangsung sejak Sabtu (25/10/2025) dan berakhir hari ini. Soal kemungkinan perpanjangan, BPBD masih menunggu hasil koordinasi dengan BNPB dan BMKG.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik dukungan BNPB dalam memperkuat operasi TMC. Ia berharap langkah ini bisa mempercepat penanganan banjir di Pantura dan mencegah potensi banjir di wilayah lainnya.

BACA JUGA  Waspadai Cuaca Ekstrem Jelang Nataru di Jalur Mudik

“Termasuk rekayasa cuaca, nanti akan kita tambah satu pesawat untuk memback-up Solo, karena awan datang ke Pantura dari arah sana,” kata Gubernur. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

TIM voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melewati rintangan pertamanya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Saat  menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk pada laga pertamanya di GOR Terpadu A. Yani,…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus