
KEPOLISIAN dan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sidoarjo bersinergi membuka kedai dan tempat tambal ban.
Dua tempat usaha tersebut berada di kawasan Bundaran Taman Pinang Indah Sidoarjo. Baik kedai maupun tempat tambal ban dikelola oleh para pengemudi ojol.
Kedai murah untuk driver ojol ini dibuka di sebelah pos polisi Taman Pinang Indah. Kedai tersebut seperti warung kopi pada umumnya, menawarkan aneka minuman panas maupun dingin, camilan, hingga nasi bungkus. Semuanya dijual dengan harga lebih murah dibandingkan kedai pada umumnya.
Terbuka untuk umum
Tidak hanya pengemudi online, kedai ini juga tetap melayani masyarakat umum yang mampir. Namun untuk masyarakat umum tidak berlaku harga diskon.
“Harganya lebih murah, cukup untuk kantong kita, makan nasi lauk telur bulat dan daging hanya 10 ribu,” kata Arman,30, salah satu pengemudi ojol, Rabu (29/10).
Kedai tersebut menjadi tempat tongkrongan baru pengemudi ojol sambil menunggu orderan. Selain harga makanan minuman lebih murah, lokasi kedai di tengah kota, menarik minat pengemudi ojol ‘ngepos’ di sana.
Sementara tempat tambal ban, tepat berada di Bundaran Taman Pinang Indah. Tidak sekadar tambal ban, tempat tersebut juga melayani ganti ban dalam dan luar ataupun mengisi angin. Tempat tambal ban ini juga dikelola pengemudi ojol yang memiliki keahlian.
Kesejahteraan driver
Tempat tambal ban di kawasan Bundaran Taman Pinang Indah tersebut, juga menarik ongkos murah untuk para pengemudi ojol. Sinergi polisi dengan ojol sengaja dilakukan, untuk mendukung keselamatan dan kesejahteraan pengemudi ojol.
“Rekan-rekan ojek online adalah bagian penting dari masyarakat modern yang tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga keamanan di jalan. Melalui kemitraan ini, kami ingin mempererat hubungan dan membangun kesadaran bersama tentang pentingnya keselamatan serta tertib berlalu lintas,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing, Rabu (29/10).
Sementara Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Jodi Indrawan menegaskan, dua usaha itu juga menjadi bagian dari program pembinaan keselamatan lalu lintas berbasis komunitas.
“Melalui kegiatan usaha itu, kami berikan edukasi dan pendampingan agar para pengemudi ojek online semakin paham tentang etika berkendara, pentingnya kelengkapan kendaraan, serta perilaku aman di jalan raya,” kata Kompol Jodi. (OTW/N-01)








